Sponsored Post Learn from the experts: Create a successful blog with our brand new courseThe WordPress.com Blog

WordPress.com is excited to announce our newest offering: a course just for beginning bloggers where you’ll learn everything you need to know about blogging from the most trusted experts in the industry. We have helped millions of blogs get up and running, we know what works, and we want you to to know everything we know. This course provides all the fundamental skills and inspiration you need to get your blog started, an interactive community forum, and content updated annually.

Menuju Minggu WWE : 3 Pertandingan yang Paling Kutunggu

Minggu yang sibuk untuk olahraga gulat hiburan WWE sebentar lagi dimulai. Event-event penting akan terjadi di minggu tersebut. Pegulat yang tampil di brand NXT punya event dua hari yang mereka namakan NXT Stand and Deliver. Sedangkan pegulat yang tampil di brand RAW serta SmackDown tentu akan mengisi event terbesar tahunan WWE yakni Wrestlemania. Saya pribadi sebagai penonton WWE merasa antara semangat dan tidak semangat. Jadinya saya menghitung hanya paling menunggu tiga pertandingan saja dari banyaknya pertandingan yang diumumkan Wrestlemania maupun NXT Stand & Deliver sejauh ini. Well, secara garis besar NXT TakeOver Stand and Deliver jauh lebih menjanjikan keseruan ketimbang Wrestlemania hahaha. Jadinya ada 2 pertandingan dari NXT Takeover Stand and Deliver yang paling saya nantikan. Wrestlemania cukup 1 saja hahaha.

Lanjutkan membaca “Menuju Minggu WWE : 3 Pertandingan yang Paling Kutunggu”

An Autumn’s Tale (1987)

Rasanya nonton film ini di tengah maraknya kampanye stop asian hate rasanya jadi gimana gitu

Saya sangat ingin menonton film ini sejak lama sekali. Kalau tidak salah sekitaran tahun 2014-2015 saat saya sedang gandrung-gandrungnya dengan film Comrades (1996) dan bermaksud mencari film Hongkong lain yang mirip-mirip dengan filmnya Peter Chan itu. Ya semacam itu awal perkenalan saya pada An Autumn’s Tale (1987), filmnya sutradara Mabel Cheung ini (yang awalnya kusangka film Peter Chan, duh).

Lanjutkan membaca “An Autumn’s Tale (1987)”

Tentang Novel “Anwar Tohari Mencari Mati” (2021) Sesingkat-singkatnya

Sebuah sekuel yang menjadi sekuel sebagaimana mestinya

Saya kerap menyimpan uang khusus beberapa waktu belakangan. Uang yang akan saya pergunakan untuk membeli buku sekuel Dawuk jika sudah rilis. Eh ternyata kehendak berkata lain. Alih-alih merasakan gegap gempita preorder, saya malah tidak punya uang bahkan untuk membeli kuota. Maka harapan bisa membaca buku ini lebih awal pun sia-sia. Hahah lebay sekali. Padahal hanya terlambat membelinya satu bulan setelah perilisannya. Dan harus kukatakan, isi buku ini adalah penjamin yang baik dari ketidaksabaran saya menunggunya sejak lama.

Lanjutkan membaca “Tentang Novel “Anwar Tohari Mencari Mati” (2021) Sesingkat-singkatnya”

Junoon (1978)

Saya sangat suka dengan karakter Mariam Labadoor

Shashi Kapoor merupakan aktor keturunan Kapoor favorit saya. Shyam Benegal merupakan sutradara film India yang ingin saya tonton karya-karyanya (dan saya suka). Maka jadilah. Mereka membuat kolaborasi yang tak terduga di Bollywood kala itu. Mengingat status Shashi Kapoor sebagai aktor unggulan di film-film komersil Bollywood dan Shyam Benegal yang membawa spirit sinema Bengali Satyajit Ray ke layar Bollywood. Hehehe cakep gak nih? Cakep dong

Lanjutkan membaca “Junoon (1978)”

Mahal (1949)

Ayune Madhubala

Di antara banyaknya film hitam putih India yang bisa ditonton di Youtube, saya memilih menonton Mahal (1949). Ada banyak alasan, salah satunya karena saya sudah menonton Achhut Kanya (1936). Dua film legenda dengan rentang perilisan sekitar 13 tahun tersebut merupakan buatan dari rumah produksi Bombay Talkies. Sama-sama dibintangi aktor legendanya Bombay Talkies yakni Ashok Kumar. Sekaligus Jadi film yang mengangkat karier aktor legenda Madhubala.

Lanjutkan membaca “Mahal (1949)”