#10 Reza Zakarya DAA3

Jadi begini… Saya senang sekali sewaktu mengetahui bahwa genre Melayu yang selanjutnya akan menjadi tantangan di Top 8 DAA3. Ya ini bakal menjadi harinya Reza, saya rasa begitu. Hmmm saya sudah menebak-nebak bahwa lagu Melayu apa yang akan dinyanyikan olehnya, berharap sekali bahwa itu Nirmala, berharap Reza menyanyikannya dengan enerjik disertai improve mematikan. Tapi ternyata Reza kebagian lagu Engkau Laksana Bulan. Ya… Malam ini adalah malam balas dendam rupanya, balas dendam atas rasa ketidakpuasan sewaktu Reza menyanyikan lagu tersebut saat seleksi masuk DAA2 dulu. Saya optimis pasti penampilannya akan jauh lebih baik dibandingkan yang dulu itu.

Aransemen seperti sewaktu DAA2 dulu, hanya ini lebih diperbaiki sesuai sama aransemen khas DAA3. Tapi yang ada saya merasa Reza membawakannya seperti single ELB nya itu, yang dangdut dan kurang kental Melayu nya. Entah kenapa ya, komentar Masidayu yang memilih tidak standing ovation itu saya setujui *diluar saya mengetahui komentarnya ke Azizul disertai pujian dan standing ovation*. Hmmm versi DA2 Engkau Laksana Bulan nya Reza masih favorit saya. Tapi meski kurang puas dengan performnya semalam, saya gak berhenti merinding mendengarnya menyanyi hehhe. Reza paling tahu bagaimana mengaduk-aduk perasaan penonton. Hanya saja saya berharap tidak lagi melihat wajah sendunya di atas panggung dalam waktu dekat ini ehehe.

Dan untuk Reza yang kelihatan mulai kembali terombang ambing pasca meningkat drastisnya komentar jahat atas dirinya, menyanyilah dengan hatimu, jangan lupakan. Saya mau melihat Reza menyanyi seperti awal mengikuti DAA3, pembawaan santai dan tulus kepada penonton, yang paling membahagiakan ya sewaktu nyanyi Gulali hehehe. Mas mas bintang tamu sudah kembali jadi mas mas peserta ya.

Iklan

#9 Reza Zakarya DAA3

*sebagian tulisan yang hilang*

…​DP dengan Adibal sebagai pencipta lagunya. Menindak-lanjuti harapan saya agar Reza menyanyikan lagu yang belum pernah ia nyanyikan sebelumnya, sungguh lagu yang sangat asing. Menindak-lanjuti harapan saya agar Reza kembali mencoba lagu dengan aransemen original, diganjar tanpa satupun standing ovation. Wah wah, bonusnya lagi, saya dan sepupu saya menertawakan Reza saat menonton kembali perform itu, seakan-akan kami berdua bukan fansnya. Tawa kami meledak, merasa malu, merasa image Reza berusaha dihancurkan, seiring terdengar desahan suaranya yang menggelikan. Apalagi tidak ada standing ovation. Aduh.

Sepuas puas kami atas kekhilafan telah menertawakan peserta DAA3 tertinggi itu, kami menyadari bahwa lagi-lagi Reza dicoba keluar dari zona nyamannya, yang kami sebut tadi sebagai penghancuran image. Reza tampil genit, mengeluarkan desahan, bahkan “kuuuurrrrrhh” yang biasa diucapkan para penikmat goyangan timur tengah itu pun keluar dari mulut Reza lewat artikulasi terbaiknya. Dipikir-pikir, jangankan kami, Reza saja pasti tidak nyaman dengan penampilannya itu. Bayangkan saja, penyanyi ballad, menyanyikan lagu beat, milik penyanyi perempuan, mentang mentang ada suasana timur tengah nya ya Reza diminta menyanyikan lagu itu. Belum lagi membandingkannya dengan peserta lain, belum lagi Reza tampil pertama, belum lagi tidak salah lirik, belum lagi… Grup 2 grup neraka, ya Reza masuk “neraka”.

#7 Reza Zakarya DAA3

mantap viewersnya, semoga Reza tamabha terkenal amiinn

Seandainya yang selama ini mengkover lagu “Air Mata Perkawinan” mempunyai penghayatan seperti Reza, saya membayangkan betapa lagu ini adalah lagu yang kejam. Ketika perempuan idaman yang dinikahi sudah tak suci lagi, si lelaki dengan amat kecewa hanya bisa menuntut jawaban siapakah lelaki yang telah mendahului dirinya. Lanjutkan membaca “#7 Reza Zakarya DAA3”

#4 Reza Zakarya DAA3

Menjelang penampilan Reza di 15 besar, pagi ini saya baru mendapat kabar di grup FB RZL bahwa Reza akan tampil di grup 4 mendatang, lagi-lagi bersama wakil senegara yakni Tia Afi. Hehehe, semangat terus mz, apalagi sudah duet sama idolanya hehehe!!!

Oiya terus semalam saya kembali menonton beberapa perform DA2, bukan cuma Reza tapi juga Evi, Adi, Endah sampai Danang. Merasa sekali bahwa DA2 adalah goldennya DA, entah bagaimana LIDA nanti yang katanya diikuti juara 1 KDI 2014 favorit Mbak Bertha itu :D. Di DA2, rata para pesertanya menguasai dangdut klasik, sudah mantap bahkan tanpa aransemen baru. DA2 juga telah menjadi tempat berprosesnya Reza, aksi panggungnya di DAA3 jadi jauh lebih baik sekarang ini. Tapi yang bikin saya berpikir, operator dewa lighting DA2 jadi dimana di DAA3?

#3 Reza Zakarya DAA3

Saat tahu Reza pingsan, saya langsung membayangkan Harry Potter yang pingsan karena Dementor. Untuk itu saya merasa tak perlu lagi mencari video kejadian itu.

Saya ingin sekali agar Reza untuk terus sehat dan menghibur saya dengan penampilan ciamiknya. Saya tidak ingin melihat Reza pingsan lagi atau yang terparah membebaninya dengan menyebut harus juara. Yang terbaik untuk Reza dan semoga terus berpositif ria. Raihan skor tertinggi itu sudah sangat luar biasa, para juri yang bahkan dari negara tetangga mengakui kemampuannya. Disebut “Raja Mellow” tak mengapa, Reza memang jagonya bikin saya menangis. Menjadi beban fans peserta lain pun tak mengapa, mereka sudah tahu Reza orangnya humble, Reza tidak akan lupa untuk memberikan penampilan terbaik kepada orang yang mengasihinya. Semangat Reza, mari saling memberi dukungan cinta.

#2 Reza Zakarya DAA3

Keadaan saya sekarang tidak seleluasa jaman mengikuti Dangdut Academy 2 dulu. Bukannya mau dibilang banyak kerjaan, namun begitulah adanya hehehe. Tapi ya demi Reza, saya akan mengusahakan menulis kesan saya terhadap prosesnya di Dangdut Academy Asia 3 semampu mungkin. Ini tulisan kedua, tulisan pertama di postingan sebelumnya.

Reza kian memantapkan tahtanya sebagai mas mas bintang tamu. Saya suka sekali, kelas “Asia” ini sangat menghargai cengkok Melayu dan Arab yang konsisten ditonjolkan Reza dipenampilan berikutnya. Paling luar biasa sewaktu Reza mengawali perform Gulali dengan cengkok India saregamapa itu, saya yang menontonnya lewat ponsel dan kuota teman kuliah langsung teteriak heboh. Hahaha sebanding lah sama lebaynya Masidayu senyam senyum ke Reza.

Berbeda dengan DA2, di DAA3 ini selalunya pakai aransemen baru, tidak original lagi. Lalu kapan Reza menyanyikan Engkau Laksana Bulan? Perform tidak maksimal di DAA2 harus ditebus.