Sekilas Boygroup : Wanna One dan Stray Kids


Boyband hits besutan Dangdut Academy Korea musim ke-2, yess Wanna One yang menggemaskan dari segala sisi itu. Hampir saya menyukai semua membernya, mereka punya kekhasan masing-masing yang jadi indah saat dipersatukan. Apalagi saat Produce 101, saya banyak belajar tidak hanya dari trainee yang sekarang jadi member Wanna One namun juga trainee lain yang gagal debut. Paling suka sama gayanya Jonghyun Nuest dan disitulah saya mengerti mengapa banyak penonton P101 yang menyangkan dia enggak debut
Balik lagi ke Wanna One. Meski suka sama semua member tapi saya paling gemes tak tertahankan sama si marga langka Ong Seung Woo. Lihat mukanya saja selalu bikin ketawa apalagi kalau dia sudah mulai banyak tingkah semakin lucu saja. Selain itu sama Daniel juga, saya yang biasanya tidak tertarik sama center group justru takluk sekali sama Daniel. Orangnya yang sangat apa adanya sekali bikin Daniel jadi menarik, termasuk gaya tidurnya yang enggak banget bagi seorang idol itu. Pffftt.
Sama Park Ji Hoon yang selalu ingin dikatakan manly tapi tak bisa nahan hasrat untuk memiliki boneka, saking masih anak-anaknya dia. Lalu Jae Hwan sama Guan Lin yang aslinya kaku namun akhirnya bisa ngedance kayak sekarang, betapa usaha tak mengkhianati hasil yah. Ada Ji Sung yang debut di usia tak muda lagi, sudah seperti Jiwon di UNI.T saja, secara kan Ji Sung biasa aktif jadi backdancer nya Spica hiks~~. Sung Woon juga, keberadaannya sangat membantu Jae Hwan di Wanna One. Btw kalau kontrak Wanna One habis, saya paling mengantisipasi debutnya Dae Hwi, Woo Jin dkk ya itupun kalau memang mau dibuatkan boygroup hehehehe. Kesemua member juga ding, kesemua member potensial kok, lucu-lucu juga. Bisa dibilang fresh sekali lah Wanna One ini.

Bang Chan Bang Chan Bang Chan. Bicara Stray Kids adalah bicara Bang Chan. Dalam acara reality Stray Kids yang juga ditayangkan mnet itu, diceritakan usaha Bang Chan dalam mendebutkan grup yang ia bentuk sendiri, berusaha mendebutkan kesemua membernya meskipun JYP hendak mendebutkan hanya 7 di antara 9 member nya Bang Chan. Bang Chan bertanggung jawab penuh terutama dia ikut andil dalam membuat beberapa hits nya Stray Kids di album predebut mereka. Keloyalan Bang Chan terhadap grupnya tersebut bisa dilihat dari member Stray Kids yang juga amat mencintainya. Meski masa trainee mereka memang belum selama Bang Chan, namun kerja keras itu pun nampak adanya. Debutnya begitu dinanti, District 9 mengeksiskan genre Stray Kids yang berbeda dengan boygroup baru lainnya termasuk Wanna One.

Selain Bang Chan tentu ada Changbin yang auranya cetar. Juga Jisung yang amat berbakat. 3Racha itu keren sekali, yah berjuang keraslah Bang Chan dkk.

Iklan

Tidur ya Tidur

Jaman sekolah rendah dulu, saya nyaris tak pernah tidur siang karena banyak tontonan favorit tayang di jam siang tersebut. Paling indah tepat jam 9 malam saya bergegas tidur saking semangatnya bangun pagi untuk bersekolah. Lalu segalanya berubah, disiplin itu sudah tak ada lagi, sekarang saya kacau bukan main, apalagi sejak SMA sampai menganggur bahkan paling berantakan saat kuliah.

Salah satu kegemaran saya adalah berpura-pura memejamkan mata alias pura pura tidur. Itu saya lakukan agar lebih bisa rileks menuju tidur yang sebenarnya. Tapi sekarang, terkadang sangat susah untuk tidur bahkan sehabis melakukan itu. Atau yang lebih lemah lagi, saya bahkan sudah terlelap begitu saja. Dulu yang anti tidur di sembarang tempat sekarang gampang tidur di sembarang tempat. Saya yang biasa kuat begadang sekarang sudah ngantuk tiap masuk jam 10 malam, menguap kemana-mana. Bagus sih bisa tidur awal tapi ya tetap aneh saja rasanya. Sekarang saya sudah punya hobi tidur, tidur sedikit-sedikit, dalam keadaan tak tenang. Oh tukang tidurnya saya.

Casting Terbaik di Serial Game of Thrones

Ini good dan memang good. Yoko dan Bibi Lung versi Barat. Kredit khusus untuk Daenerys yang diperankan dengan amat meyakinkan sama si manis Emilia Clarke. Untung sudah nonton Me Before You jadi bisa lihat Emilia Clarke kebanyakan senyun di film itu.

Sebab rasa penasaran yang tak akan dapat tertebus dengan mengikuti perkembangan novelnya (gak punya duit untuk beli gais), saya mulai mengikuti versi serial A Song Of Ice and Fire yang diberi judul Game of Thrones. Kehebohan di season 7 turut saya rasakan, semua orang membicarakan serial produksi HBO ini yang kelak menjadi modal untuk saya berekspektasi tinggi saat menontonnya. Sejauh ini suka kok dan saya puas dengan castingnya. Lalu ingin menyebutkan mana-mana pemilihan pemain yang paling memuaskan saya di postingan ini hehehe.

Keluarga Stark

Tersisa di season 7

Mulai dari Ned, Cat, Rob, Sansa, Arya, Bran bahkan Jon dan Theon, kesemua keluarga Stark ini cocok sekali. Terkhusus Ned dan Cat, kesemua anak-anaknya membuat saya merasa mereka memang benar-benar keluarga kandung. Sepanjang nonton serialnya, keluarga Stark ini selalu bikin gemes dengan sikap mereka, saya sebagai penyuka keluarga Stark masih sempat ngata-ngatain bego saking gemesnya hehehe. Mereka polos kebego-begoan gitu, ah dasar penonton yang selalu pandai komentar.

Sansa yang cocok dipasangkan dengan lelaki siapapun. Gong Hyo Jin versi Barat.

Bahkan kepada dua orang Stark yang bukan kandung seperti Jon dan Theon. Jon ini polosnya bukan main yang anehnya justru senantiasa menegaskan andilnya dalam pergerakan cerita Game of Thrones. Lalu Stark yang paling apes di serial adalah Theon Greyjoy. Jika Jon adalah anak haram Stark maka Theon adalah tawanan berstatus anak Stark, dimana Cat termasuk golongan ibu yang lebih mencintai keluarga kandung ketimbang dua orang ini, berbeda dengan putra putri Ned Cat yang lebih welcome dengan kehadiran mereka berdua. Tiap ngetawain Theon jujur aja sih agak ngerasa bersalah, apalagi saat ayahnya justru lebih mempercayai anak perempuannya daripada Theon sendiri, padahal bukan Theon yang mau tinggal bersama keluarga Stark. Sigh, membuat saya merasa bahwa GRRM adalah lelaki feminis sebab di GoT dirinya justru menguatkan posisi wanita daripada pria. Contoh jelasnya ada pada Ned, maaf aja ya Ned adalah salah satu karakter yang begonya bikin gemes, namun amat saya sesali kematiannya.

Keluarga Lannister

Cersei, Jaime terutama Tyrion dibawakan aktor aktris yang sangat bisa dipercaya hingga jadilah keluarga Lannister yang gokil ini. Antagonis lembut ini tak lupa didalangi oleh ayah mereka, Tywin Lannister yang juga diperankan aktor yang baik. Sebagai antagonis yang bikin penonton kesel sudah dijalankan dengan baik oleh orang-orang Lannister ini. Terkhusus Tyrion, halfman yang selalu bikin saya iba sekaligus menyukai karakternya. Lannister kemudian semakin kuat terutama Cersei, otak dibalik sikap anak-anaknya yang diangkat menjadi raja setelah kematian Robert Baratheon. Deritanya menjadi permaisuri yang tak di cintai Raja justru menguatkannya dalam menghadapi persaingan keras di Kings Landing. Sungguh feminis serial ini ya haahahaha ampun.

Joffrey Baratheon



Ini dia best casting di serial Game of Thrones menurut saya, antagonis yang bikin banyak penonton naik darah. Di novel kejamnya bukan main (di novel Joffrey sering nyuruh The Hound buat mukulin Sansa) dan di serial Joffrey diperankan dengan pas oleh orang yang dari wajahnya saja sudah menyebalkan hahahaha sungguh favorit sekali casting King Joffrey ini.
Gak perlulah nyebutin pola tingkah Joffrey yang menyebalkan, cukup ingat bagaimana cara Joffrey berakhir begitu memuaskan. Saya selalu berpikir akan sangat tidak asik apabila Joffrey diperankan oleh orang lain.

Nah sekiranya itulah dia casting kesukaan saya di serial Game of Thrones. Semoga bisa ngikutin season 8 nya kelak ya heheheh.

Pria Pertama yang Saya Angkat Teleponnya

Wanita bicara pria sungguhlah topik menarik, bergantung mau di bawa kemana topik tersebut. Lalu saya yang tak pengalaman masalah pria ini, siapakah pria pertama yang menelpon saya yang introvert ini? Dialah Abdur Suci 4, waktu itu beliau membuat acara telpon sapa di twitternya dan saya menjadi salah satu yang beruntung bisa ditelpon sama beliau.

Sebelum di telpon Abdur saya sudah mengkonsep apa saja yang hendak saya katakan kepadanya. Tapi memang dasar introvert, saat berhasil di telpon saya justru tidak bisa berkata apa-apa alias hanya bisa cengengesan saat suaranya terdengar. Emang dasar orang baik, beliau meminta saya rileks dengan inisiatif memulai topik duluan sampai memperdengarkan suara Arie Keriting yang berteriak teriak dari jauh. Heheheh kepalang tak sanggup, ponsel saya serahkan ke kakak agar dirinya saja yang bicara sama Abdur dan bisa ditebak kakak saya lebih rileks saat telponan sama Abdur. Sungguh pengalaman memalukan namun tak saya sesali. Yah, pria itu adalah Abdur.

Menjadi Aktor (Part 3)

Selama proses berbenturan dengan proses, kepelikan tentu tak terhindarkan. Mulai putus asa, tidak peduli apabila latihan sendiri, etc. Lalu pada Produce 101 Season 2 lah saya melihat kepelikan proses dan mencoba untuk belajar lagi. Di variety show itu, macam-macam sekali rasanya, bahkan cenderung selalu berhasil membuat penonton menangis. Saya melihat apa yang terjadi pada Wanna One sekarang tak lepas dari perjuangan mereka selama di Produce 101, betapa usaha tak mengkhianati hasil.

Reuni SPICA dan Rambut Pendeknya Narae

Reuninya Spica memang sudah sering terjadi meski masih sebatas kecil-kecilan alias ada minus satu member yang enggak datang terus belum ada tanda-tanda lagu baru hikseu~. Mari tak henti-hentinya berdoa semuanya diberikan umur panjang dsan kelancaran untuk Jiwon sebelum debutnya di UNI.T

Ah betapa kangennya saya sama Narae, rambut pendeknya sangat membahagiakan