Film Korea : 3 Iron (2004)

3 iron

“Mencintai itu lebih membutuhkan tindakan ketimbang kata-kata.” Mungkin inilah makna 3 iron.

Waktu googling kesana kemari mencari film Korea yang bagus, saya pun mendapatkan film ini. Posternya yang cukup provokatif membuat saya mewanti-wanti kalau saja 3 iron itu film dewasa dengan tema perselingkuhan yang mainstream. Saat melihat sutradara dari 3 iron ialah Kim Ki Duk, saya memutuskan untuk menonton segera.

Dari awal saya sudah mulai jatuh cinta pada storyline 3 iron yang terbilang sangat unik. Ada seorang pemuda yang tidak punya rumah, mempunyai kebiasaan tinggal dirumah yang ditinggali pemiliknya. Si Pemuda sangat baik hati karena hanya numpang makan dan tidur dirumah tersebut tanpa mengambil barang-barang yang ada dalam rumah. Bahkan juga memperbaiki barang-barang rusak si pemilik rumah. Sampai suatu ketika kebiasaan yang unik dan cukup gila ini turut mengubah takdir hidupnya. Si Pemuda tinggal dirumah mewah yang ternyata masih ada orang didalamnya, wanita yang babak belur korban KDRT. si wanita sudah tak tahan dengan perilaku si suami yang ringan tangan. Setelah memukul si suami dengan bola golf mereka berdua pun kabur dan si pemuda kembali melanjutkan kebiasaannya tersebut bersama istri orang😀

“Saya barusan nonton film apaan?” Inilah benak pertama kali setelah menyaksikan 3 iron.
Yang paling berkesan dari film ini ialah selama film berjalan nyaris tak ada dialog sama sekali. Sungguh beruntung yang membuat subtitle film ini karena tak perlu capek-capek mengetik banyak percakapan. Cerita yang sangat unik ditambah filmnya yang nyaris bisu membuat saya sangat betah menonton. Ditambah muka good looking Jae Hee sangat menarik hati. Aduh tambah cinta sama Jae Hee :3

3 iron merupakan film wajib nonton. Kita diajak menebak-nebak ekspresi para pemain yang menggantikan kata-kata yang tak pernah terucap dalam interaksi 2 tokoh utama. Terlebih lagi ending yang membingungkan membuat saya menjadi berkhayal membuat ending versi sendiri. Kim Ki Duk memang sangat hebat, pantas banyak sekali penikmat film yang menyukai film buatannya.

Adegan paling paling paling khas dari 3 iron apalagi kalau bukan ketika si wanita memeluk suaminya sambil berkata ‘aku mencintaimu’ terus dibelakang suaminya si wanita mencium si pemuda. Jadi jelas kan ‘aku mencintaimu’ itu untuk siapa?
Beberapa kali pula saya melihat foto adegan tersebut sebagai ilustrasi dalam artikel tentang perselingkuhan yang saya baca, hahahahaha saking ‘kreatif’nya adegan ini.

Hampir semua yang ada dalam film 3 iron itu aneh termasuk soundtrack nya yang merupakan lagu bahasa Arab.. Aneh banget ga sih film Korea tapi soundtrack nya lagu Bahasa Arab. Sampai sekarang ga berhenti ngakak tiap ingat adegan si pemuda dan si wanita yang diiringi lagu Bahasa Arab tersebut. Lagu yang berjudul “Gafsa” ini dinyanyikan oleh Natacha Atlas. Ballad loh lagunya jadi cukup enak didengarkan berkali-kali. Translate Indonesia nya juga keren, kapan-kapan saya posting.

JAE HEE!! JAE HEE!! JAE HEE!!
Jae Hee benaran keren banget di 3 iron. Oh ya OOT sedikit kalau malam ini Sassy Girl Chun Hyang bakalan rerun di B Channel. Aih senang bisa lihat Jae Hee lagi di TV.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s