Sekilas Tentang Kamisama Mou Sukoshi Dake

Kamisama wedding

Hari ini merupakan hari peringatan AIDS sedunia. Siapa yang tak tahu penyakit satu ini yang termasuk salah satu penyakit mematikan? Berbicara tentang AIDS saya dibuat teringat oleh dorama yang dibintangi yeobo saya Takeshi Kaneshiro, apalagi kalau bukan Kamisama Mou Sukoshi Dake aka God Please Give Me One More Time.

Dorama tahun 1998 ini menjadi dorama yang kontroversial berkat keberaniannya dalam mengangkat tema cerita, yakni tentang AIDS yang cukup tabu pada tahun tersebut. Apalagi yang diceritakan terjangkit penyakit ini ialah siswi sekolah yang masih sangat muda, Masaki Kano. Belum lagi bagaimana bisa Masaki Kano terkena penyakit itu, yang sama sekali bukan kesalahan transfusi darah. Walaupun kontroversial tetapi tetap patut diapresiasi, jarang ada yang mau begini. Dorama-dorama jaman dahulu memang suka nekad ya, mulai dari Rindu-rindu Aizawa sampai Kamisama Mou Sukoshi Dake.

Saya pribadi tidak terlalu paham bagaimana itu budaya Jepang. Sampai ketika mengetahui ditahun itu sudah ada yang namanya prostitusi para pelajar saya pun cukup dibuat mangap. Pikiran saya terlalu polos tampaknya, hehehe. Alasan Masaki Kano yang rela melakukan itu demi membeli tiket konser penyanyi arahan Ishikawa Keigo kembali membuat saya jleb 2x. Fangirl oh fangirl.

AIDS kini diderita Masaki. Keluarganya tak ada yang peduli, sigh. Sampai datang Ishikawa Keigo, sang idola yang aslinya pria kesepian ditinggal sang kekasih. Dia mencintai Masaki yang juga gadis kesepian dan menerima Masaki yang terjangkit AIDS. Kehadiran Masaki membuat sosok Keigo berubah. Mereka bahagia dan AIDS membuat mereka menjadi ekstra peduli terhadap pasangannya. Tetapi penyakit ini adalah AIDS yang termasuk penyakit mematikan. Masaki yang dari awal sudah sangat sering berkata dia akan segera mati karena AIDS menjadi terbukti. Dibalik kematiannya masih ada kecerahan. Dia meninggalkan Keigo suaminya dan anak perempuannya dalam keadaan bahagia dan tetap mengenang Masaki yang telah tenang dialam sana.

Kamisama1

Dibalik romantisnya Masaki Kano dan Ishikawa Keigo, dorama ini sukses menggambarkan bagaimana kelamnya penyakit AIDS itu. Bagaimana pasrahnya pada dosa itu membuat Masaki sampai dia meminta kepada tuhan untuk diberikan waktu lebih agar bisa hidup dan membahagiakan Keigo.

Drama ini memberitahu agar jangan sampai melakukan hal-hal yang membuat kita bisa terjangkit AIDS juga bagaimana kita memperlakukan para penderita AIDS dan jangan mendiskriminasi mereka. Lihat Keigo, bahkan dia rela tidur dengan Masaki. Memang drama satu ini menyelipkan pesan moral dibalik tindakan yang cukup nekad. Jadi ambil positifnya saja ya, jangan negatifnya.

Ohya, sampai sekarang berharap drama ini akan diremake oleh Jepang atau Korea. Dulu sempat berbincang-bincang sama Dara, suka menghayalkan tentang remake Korea dorama ini. Masaki Kano akan diperankan Suzy Miss A dan Keigo diperankan Yoo Ah In. Tapi kok kayaknya tidak mungkin sekali? LOL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s