Lembah Duka (1981)

Melihat film-film Suzzanna yang di-rerun salah satu TV swasta tiap jam 11 malam membuat saya kembali mengobrak abrik situs wikipedia untuk nostalgia film-film Suzzanna. Dan ta-dah saya langsung tertarik pada 1 film yang berjudul Lembah Duka. Bukannya bagaimana, difilm itu Suzzanna berpasangan dengan Roy Marten #halah makanya saya berminat menyaksikannya. Film bergenre drama keluarga ini menurut wikipedia termasuk film yang katanya sangat menguras air mata. Makin tertantanglah saya untuk menyaksikannya.

Sinopsis :
Susanti (Suzanna) dan Marsudi (Roy Marten) adalah suami-istri yang hidup pas-pasan dengan berbagai beban hidup. Waluyo (Ryan Hidayat), anaknya harus cuci darah secara rutin. Susanti banyak dibantu sahabatnya, Ellen (Eva Arnaz), pemilik salon merangkap germo dan juga sebagai pelacur karena penyakitnya.Anak sulungnya bekerja di salon tersebut. Ketika Marsudi ketahuan bersalah dan dipenjara, Susanti memutuskan untuk menjadi pelacur. Marsudi cepat keluar dari tahanan karena mendapat jaminan atasannya. Melihat keadaan Susanti,ia tidak bisa berbuat banyak,dan hubungan suami-istri menjadi dingin. Batin Susanti sebenarnya sangat menderita dan merasa berdosa ingin berhenti melacur. Namun keadaan Waluyo yang sekarat karena terlambat cuci darah yang memberatkannya. Kehadiran mbok Mah (Enny Kusrini), tidak mampu meringankan beban dosa Susanti, malahan mendorong agar Susanti kembali ke salon Ellen agar bisa menyelamatkan nyawa anaknya. (wikipedia)

Film dengan cerita yang sangat menarik. Walaupun begitu saya punya rasa tidak puas menyaksikan film ini. Ceritanya kurang rapi dan endingnya kenapa hanya begitu saja? Padahal akting semua pemain sudah pol-polan. Untuk ukuran film menguras air mata, sejujurnya tidak mampu menguras banyak air mata saya. Ini mungkin karena faktor sinetron & ftv yang punya cerita lebih kejam ketimbang film ini. Kecuali waktu adegan Marsudi mau membunuh anaknya Waluyo karena dianggap beban, Marsudi tersadar karena mendengar suara adzan kemudian memeluk Waluyo yang panik dan WAH terisak lah saya T^T
Oh Ya kalau biasanya film berlatar keluarga Kristen, nah di film ini berlatar keluarga Muslim. Keluar dari kebiasaan yang ada ya, hehehe.

Hebat sekali akting Suzzanna. Di film Lembah Duka, kita diperlihatkan Suzzanna yang lain yang bukan ratu horror. Suzzanna lah yang memang paling mencolok, kecantikan beliau serta akting hebatnya ya makin kagum lah sama Suzzanna. Eva Arnaz juga dengan baik memerankan tokoh Elen, wanita yang menjadi PSK karena nafsunya yang tinggi. Anak-anak Suzzanna yang diperankan Chintami Atmanegara, Astri Ivo dan Ryan Hidayat juga berakting sangat bagus. Dan jangan lupakan si ganteng Roy Marten, dengan rambut keriting yang dipakaikan gel dan kumisnya sangat tampan sekali. Dan baru difilm inilah saya menangis melihat akting Roy Marten ketika mau membunuh anaknya. Chemistry dengan Suzzanna yang umurnya lebih tua juga keren. Intinya akting Roy Marten bagus, ada adegan dia menangis walaupun tidak langsung. AH~ awesome.

Overall walaupun sebenarnya Lembah Duka tidak terlalu greget, akting para pemain membuat film ini harus masuk daftar tontonan. Dan paling ngakak waktu adegan Susanti mau jadi PSK dan diajari dulu sama Elen.

Elen ke Susanti : dia (pelanggan pertama Susanti) impoten. Jadi kamu aman kok

Waktu dalam kamar, si om (Kaharuddin Syah) pelanggan mulai mencumbui Susanti.

Si Om : AKU KUAT!! AKU SEHAT!!

Susanti Habis jadi PSK

Susanti : katamu dia impoten
Elen : lah, justru itu

HAHAHAHAHAHA adegan pelacuran terlucu yang pernah saya lihat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s