Kau Yang Berasal Dari Bintang Episode 1

Nemu foto ini di twitter. Siapapun yang telah membuat foto super kreatif ini, anda luar biasa. Maaf tidak sempat meminta izin *sok formal, mumpung membicarakan “Indonesia” yang sangat sensitif*

Kau Yang Berasal Dari Bintang, apa itu? Ya kalimat itu adalah Bahasa Indonesia dari You Who Came From The Stars berdasarkan google translate. Kalimat google translate itu pun dijadikan judul sinetron yang semalam tayang di RCTI. Konon katanya sinetron ini sudah resmi mendapatkan lisensi alias sudah dibeli script nya walaupun saya memang tidak bisa percaya pada sesuatu yang “konon katanya” belaka. Apalagi waktu sinetron ini mulai saya tidak menemukan tulisan “Adaptasi dari Drama Korea You Who Came From The Stars”, tidak seperti sinetron RCTI dulu yang sempat menaruh kalimat bertanda kutip diatas di opening sinetron mereka. Saya lupa sinetron apa meski kelihatannya sinetron asal Sinemart juga.

Sinetron ini tayang jam setengah 9 WITA dan saya sudah menunggunya sejak jam 8 demi melihat bagaimana episode 1 Kau Yang Berasal Dari Bintang. Tidak biasanya saya menonton TV jam segitu kecuali kalau ada D Academy. Jam 8 saya biasanya sudah ada di kamar sedang online atau mikirin Takeshi Kaneshiro. Untuk episode 1 nya sendiri kurang lebih tak ada bedanya seperti episode 1 You Who Came From The Stars, dialognya sama, urutan adegannya sama walaupun tidak semuanya sama. Cerita dulu, sebelum menonton Kau Yang Berasal Dari Bintang saya mengalami insiden sedikit yang membuat saya marah dan hampir saja saya tidak menonton Kau Yang Berasal Dari Bintang. Ketika menonton Kau Yang Berasal Dari Bintang kemarahan saya pun mulai mereda. Tidak terhitung berapa kali saya tertawa menonton sinetron ini. Saya bahkan tidak mengganti channel meskipun iklannya banyak. Intinya Kau Yang Berasal Dari Bintang episode 1 kemarin sangatlah menghibur, saya tertawa melihatnya meskipun tidak ada adegan yang lucu. Kabar baiknya rating yang diperoleh cukup tinggi untuk penayangan perdana yakni berada diperingkat 4 diantara seluruh tayangan TV hari senin kemarin. Wajar memang soalnya banyak following twitter saya yang juga menonton Kau Yang Berasal Dari Bintang. Mereka tertawa juga seperti saya. Mereka memilih tertawa daripada mencela sinetron ini, kurang lebih saya juga begitu.

Sejujurnya diawal menuju pertengahan episode saya sudah dibuat ENEK dengan berbagai pemain Kau Yang Berasal Dari Bintang beserta akting mereka juga penampilan mereka, terutama 2 pemeran utamanya. Tetapi saya gembira melihat kehadiran om ganteng Roy Marten diakhir episode 1. Beliau berperan sebagai versi Indonesia nya Pengacara Jang. Sempat juga ada penampakan foto editan beliau bersama pemeran utama cowok ketika beliau masih muda. Hahaha tampilan Roy Marten kala itu era film apa ya? Wibawa om Roy Marten masih sama seperti dulu. Untuk pemain lain (selain om Roy Marten, Rudi Salam, Lucky Alamsyah serta jajaran aktor senior lain) saya cukup berkomentar “enek” saja. Tidak perlu berlebihan nanti saya dikira bukan orang yang nasionalis jika menghina karya anak bangsa padahal cerita sinetron Kau Yang Berasal Dari Bintang sama sekali bukan karya anak bangsa #duh

Resmi atau tidaknya sinetron Sinemart ini sudah mendapat izin dari pihak HB Ent (PH nya You Who Came From The Stars) disana sebenarnya tidak berpengaruh banyak bagi saya, toh menurut saya jika Kau Yang Berasal Dari Bintang sudah mendapat izin tetap saja menjadi tontonan yang menghibur dengan kelucuan serta kekonyolan tingkat tinggi tiap adegannya. Pernah dengar kabar kalau pihak Kau Yang Berasal Dari Bintang sudah bekerjasama dengan pihak Hongkong agar memantapkan CG yang diperlukan tetapi lihatlah episode 1, CG nya kacau sekali kalau memang benar berkerjasama dengan pihak Hongkong. Pernah dengar kalimat slang “Cantik dari Hongkong!!” atau semacamnya? Mungkin seperti itu. Positifnya dari efek CG Kau Yang Berasal Dari Bintang adalah menambah tensi hiburannya jadi lebih kental lagi dan membuat saya ketawa lagi dengan mengatupkan mulut sehingga ada bunyi yang menyerupai kentut dari mulut saya #eh

Karena sebagian besar following twitter saya menonton Kau Yang Berasal Dari Bintang tampaknya malam ini saya tidak akan menonton sinetron itu lagi. Cukup mengikuti live report saja karena sinetron Kau Yang Berasal Dari Bintang sudah mainstream :p . Saya pun tidak sanggup dengan kenyataan bahwa Chun Song Yi ku berubah jadi bantet. Oh ya, buat kalangan yang tidak terima dengan (percobaan) versi Indonesia drama You Who Came From The Stars jangan sekali-kali kalian bilang “Saya malu sebagai warga Indonesia” dsb ya. Masa hanya karena sinetron kalian langsung bilang begitu. Sinetron itu tidak ada apa-apanya dengan cucuran darah jutaan pahlawan negeri ini.🙂

17 pemikiran pada “Kau Yang Berasal Dari Bintang Episode 1

  1. acarin03

    Iya sama, saya ngakak selama sejam tidak berhenti saking lucunya, saking persisnya dan CGnya yang ga jauh beda dgn CG film silat dan naga2 di salah satu tv swasta indonesia hahaha… selain itu adik cheon song yi disini jadi anak kecil huhuhu mengurangi keseruan sineteon ini…hahahah..

    Tp artikel yg terbaru blg klo sinetron ini blm dpt hak tayangnya jd dianggap plagiat n SBS mw ambl tindakan huhuhu

      1. acarin03

        amin semoga ada buktinya lol…hahaha padahal saya agak menanti klo betul ini sinetron remake, apakah bisa sesukses full house thai??haha

  2. me

    tapi tetep vi, malu nama indonesia sampe luar negeri seperti “nyontek”
    ini mungkin gak sekali dua kali dibilang “nyontek” merk lain, tapi ya kalo dibawa media ke luar pasti jadinya sedih…
    padahal banyak indonesian yang sdh koar2 “menegur” sinetron ini tdk tayang kalau memang blm beli lisensi, bukannya apa tapi demi nama indonesia sendiri…
    apa yang nanti mau diomongin warga korea ttg indonesia? atau bagaimana indonesian yang tinggal di korea? sigh,semoga memang tidak se.alay saya netizen koreanya wkwkwk
    mian banget kalo saya ngomong frontal dan alay kayak gini
    semoga kalo emang “teguran” netizen indonesia yang ga sekejam di korea kemaren2 saja dianggap angin lalu, lain kali tidak demikian
    kita juga ingin membiarkan mereka tau, kita bisa setidaknya menyamai mereka
    bukan sama dengan cara seperti ini🙂

    terima kasih banyak untuk evi, lebih memilih mengendurkan otot dengan tertawa seperti temen2 lain dan tidak turut menambah daftar panjang kritikan pedas atau tuduhan” gak jelas😀
    akhir kata saya mohon maaf jika menyinggung perasaan readers atau evi ._.

    1. Suka ga enak kalau kak Dira komen panjang-panjang karena pasti saya balasnya pendek. Hp suka bermasalah. Intinya setuju kok sama komen kak Dira. Warga negara mana yang tidak mencintai negaranya sendiri?? Hehee. Berharap yang terbaik sajalah🙂

  3. mario

    KLU MAU JADI ORNG INDONESIA MENDING LOE TINGGAL DIKORSEL ATAU DIHUTAN TROPIS. Oke
    Loe belum tentu bisa bisa.

    Mencaci makin orng aja bisanya.

    1. dira

      nice komen vi, meski itu juga bisa diperlakukan berbeda^^
      yah, kalo cuma komen di sini kadang ga bisa ngerti maksud yang diucapin orang lain
      jangankan komen di sini, bahkan saat omong-omongan di depan orangnnya langsung ajasering miskom
      jujur saya juga minta maaf kalo saya memang salah🙂

  4. Andri

    di negara lain indonesia emg udh jelek dari dulu, karna selalu dianggap bodoh…
    emg iya si, karna dari paraturan pemerintah emg ketat si, smpai film yg ngga seharusnya ditiru malah dibiarin gitu aja, paling tdak sbagai org indonesia tunjukin donk punya inisiatif sendiri bikin drama cuplikan sendiri kek, meskipun nanti nya ngga berhasil breakhir bagus paling tidak udah berusaha utk melakukan sebaik yg udah berusaha kita lakuin ya paling tidakkan ngga niru itu kan MALU dipandang rendah bgt indonesia… jandi penduduk indonesia ngga punya inisiatif bgt….

  5. Nurmala

    Ya,kalo saya blm pernah liat satu episode pun karna gak ska pemain utamanya. Kalo menurut saya bwat pecintanya sich gk usah marah marah kalo kenyataanya emang begitu.

    Sekian Thank’s.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s