Dr. Karmila (1981)

Banyak yang mengatakan bahwa novel Karmila merupakan novel terbaik dari Marga T. Sayang sekali saya justru tidak menemukan link download novel ini. Memang bisa dibaca online di google books tapi ruwet minta ampun. Maka dari itu saya memilih menonton filmnya saja yang di upload akun Sapati Junior (terima kasih^^). Novel Karmila kayaknya sudah dua kali diangkat ke layar lebar, pertama ditahun 1974 berjudul Karmila dan yang kedua ditahun 1981 berjudul Dr. Karmila / Dokter Karmila. Versi 1981 nya lah yang akan saya bahas.

Karmila merupakan mahasiswi kedokteran yang sudah punya pacar bernama Edo yang ada di Australia. Karmila yang dipaksa mengikuti pesta muda mudi (muda mudi? HEOL!) tak bermoral berkenalan dengan Faisal (Feisal). Faisal yang merupakan lelaki tipe berandal telah menodai Karmila di pesta itu hingga Karmila hamil. Daud Gurong yang merupakan ayah Faisal kontan marah besar atas perilaku liar anaknya dan si ayah meminta agar Faisal bertanggung jawab atas perbuatannya. Faisal yang memang tertarik pada Karmila mulai membujuk perempuan itu agar mau dinikahi. Karmila yang tidak suka menerima lamaran Faisal karena anak dalam kandungan dan meminta agar mereka bercerai setelah sang anak lahir. Tak disangka, setelah menikah apalagi setelah anak bernama Fanny lahir Faisal berubah menjadi sesosok suami dan ayah idaman. Sayangnya perubahan itu tak dibarengi dengan perilaku Karmila yang dilihat dari beberapa sisi sangat keterlaluan. Karmila menjual air susu nya untuk anak sendiri demi keperluan kuliah. Saat Karmila ingin ke luar negeri, Karmila membatalkannya karena Fanny sakit. Sejak saat itu Karmila mulai melunak dan rumah tangga mereka pun senang sejahtera. Cobaan rumah tangga seperti datangnya Edo dan perempuan yang mengaku sebagai sepupu Faisal berhasil dilalui Karmila dan Faisal dengan baik lewat bantuan keluarga yang kompak. Faisal dan Karmila hidup bahagia dengan 3 anak mereka.

~~~

Walaupun saya tidak begitu merasakan proses ketika Karmila mulai luluh hatinya pada Faisal, saya tetap menyukai film Dr. Karmila. Film ini berdurasi kurang lebih 2 jam, harusnya sih bisa menampilkan momen serta proses penting akan perubahan sifat Karmila yang cuek jadi penuh perhatian. Begitu pula dengan Faisal yang seakan-akan dari pria berandal langsung berubah jadi pria penuh tanggung jawab tanpa proses berarti. Apa karena akting pemainnya yang kaku? Entahlah, menurut saya sama sekali tidak kaku. Barulah saya benar-benar mulai bisa diam menikmati Dr. Karmila ketika Karmila dan Faisal telah berumah tangga. Romantis dan bikin greget apalagi waktu Edo datang mendekati Karmila lagi. Waktu ada perempuan yang mengaku sebagai keluarga Paman Hamid saya pun tertawa puas ketika Faisal menjebaknya. Hahahaha. Oh ya saya suka banget sama OST Dr. Karmila, macam lagu film-film Barbie🙂

Tokoh Karmila diperankan dengan sangat baik oleh aktris Tanty Josepha, yang ternyata telah meninggal dunia. Beliau cantik dan aktingnya juga bagus. Saya belum pernah menonton film Tanty Josepha yang lain jadi juga belum pernah membaca novelnya, saya bingung apakah aura Karmila yang membuat Tanty Josepha seperti di film ini ataukah aura Tanty Josepha lah yang telah menjadikan Karmila tokoh mengagumkan. Yang jelas saya suka sekali, Karmila jadi terlihat sebagai pribadi ibu yang hangat, anggun serta punya sisi tegas. Kalau Robby Sugara, dia memerankan Faisal dengan baik juga. Cocok waktu jadi bad boy dan lebih cocok lagi waktu jadi ayah serta suami Karmila. Itu mungkin ditunjang dari suara Robby Sugara yang indah sekali, lembut, manja dan menenangkan. Hihi lumayan ganteng walaupun tetap tidak bisa mengalahkan Roy Marten. Hahhaha.
Ada Kusno Soedjarwadi yang cocok banget berperan sebagai ayahnya Faisal. Ada Mieke Wijaya juga, yang biasa saya lihat sebagai ibu-ibu menyebalkan tapi saya senang betul dengan dirinya di film Dr. Karmila. Kalau Rudy Salam, hahaha bad boy banget. Percakapan yang dicampur sedikit bahasa Inggris makin memantapkan akting bad boy nya itu. Tak lupa chemistry antara Tanty Josepha serta Robby Sugara, top banget!!!

Meskipun Dr. Karmila bukanlah drama romantis jaman dulu terbaik menurutku tetap kalian harus menonton Dr. Karmila. Karmila.. Karmila.. Awesome.

8 pemikiran pada “Dr. Karmila (1981)

  1. Seingat saya, ada 2 film ttg Karmila, yaitu: Karmila dan Dr Karmila. Film Karmila bercerita ttg mahasiswi Karmila yg diperkosa oleh Faisal hingga hamil, sampai kemudian anaknya lahir. Film diakhiri dg luluhnya Karmila digambarkan dg Karmila yg lari memeluk Faisal (Karmila saat itu tpaksa datang kr anaknya sakit). Saya menonton film ini di TVRI, seingat saya acara film nasional yg rutin diputar TVRI sabtu malam tiap bulannya (?). Tidak ada pemeran populer di film Karmila. Kr saat itu saya masih SD dan belum mengenal tokoh2nya, saya tidak ingat ada tokoh Edo saat itu.
    Saat SMP saya baru membaca novelnya yg ternyata isinya lebih panjang dr film Karmila.
    Secara kebetulan, dalam hitungan bulan, di TVRI diputar lagi film dg judul dr. Karmila. Awalnya saya pikir ulangan film Karmila, tapi rupanya sequel dari film Karmila. Di film dr Karmila baru muncul pemeran2 terkenal tsb (Robby Sugara dkk)
    Sayangnya, sampai sekarang saya tidak menemukan link ttg film Karmila.
    CMIIW

  2. Buat saya Dr. Karmila 81 kurang cocok kalau disebut sekuel Karmila 74 melainkan remake, pemainnya kan beda. Saya juga penasaran sama Karmila 74 cuma ga ada di youtube. Makasih atas komentarnya🙂

  3. baru nonoton versi lengkap Dr. Karmila di MNC Movie. sebelumnya Karmila versi sinetron (Paramitha Rusady dan Teddy Syach). Sesudah nonton versi sinetron, baru saya memperoleh Novelnya (sampul pink) pinjam lewat rental buku. Novel pertama yg saya baca semalam suntuk, krn penasaran. Tahun 2007 baru saya dapat Novel Karmila versi Hard Cover. Puaasss rasanya punya novel Karmila milik sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s