Curhatku : Jodha Akbar di ANTV (2)

“Harus berapa lama.. Aku menunggumu.. Aku menunggumu”. Hehehe bukan Jodha dan Jalal kok yang menyanyi melainkan saya . Harus berapa lama saya menunggu keduanya agar tampil mesra, berapa lama lagi? Sigh.

Ada yang menarik ketika saya mengikuti Jodha Akbar versi ANTV kemarin. Ceritanya masih berkutat pada keguguran Ratu Senior yang paling cantik Rukaiya hehehe. Keguguran Rukaiya tentu menjadi kabar menyedihkan di seluruh istana termasuk Jalaluddin karena calon pewarisnya meninggal. Terungkaplah jika Rukaiya terkena racun yang diduga berasal dari kunyit pemberian Jodha. Jodha dan keluarganya pun dipenjara atas kehendak Jalal. Karena banyak yang membela Jodha maka Jalal pun memberi kesempatan bagi Jodha membuktikan dalam waktu 10 hari bahwa Jodha dan saudara-saudaranya tidak bersalah. Keadaan ini makin bertambah buruk ketika Jalal menyatakan perang pada kerajaan yang pangerannya merupakan tunangan adik Jodha. Jalal melakukan itu karena kerajaan tersebut telah melindungi perampok. Hemm ruwet banget ya.

Sangat menarik untuk melihat bagaimana sikap Jalal yang notabene seorang raja itu menghadapi segala cobaan yang menghampirinya. Sebagai ayah dia begitu terpukul pada kematian calon bayinya. Itu semua lalu memenuhi Jalal dimana dirinya jadi penuh emosi dalam memutuskan sesuatu. Yang ada dipikirannya hanya bagaimana cara membuat Jodha dan keluarganya menderita tanpa berusaha menyelidiki sampai tuntas kematian anaknya. Ya maklumlah dia kan Raja HAHAHAHA. Yang mampu berpikir (kelewat) jernih justru Rukaiya dimana dirinya mampu untuk segera tegar meski telah kehilangan janinnya dan Rukaiya menyelidiki siapa dalang dibalik peristiwa racun itu. Btw pelakunya Maham Anga kan? Ketahuan gak yah? Dihukum gak yah? XDDD
Raja Jalal mengingatkan saya pada Raja-raja dalam drama sageuk Korea. Jalal merupakan raja yang berkuasa sepenuhnya sementara Raja di Korea sana tetaplah lemah meski mereka raja karena pengaruh besar para pejabat kerajaan. Raja Korea memang kelihatan lemah kebodoh-bodohan dan lucunya Jalal yang jauh lebih berkuasa tetap saja nampak bodoh. Itu karena Jalal mengikuti emosinya, yang ada dipikirannya hanya ada api dan api. Otak kanan dan kiri Jalal isinya api. Inilah yang menjadi pesan Jodha Akbar yakni jangan memutuskan segala sesuatu dengan emosi. Selain membuat kita terlihat bodoh dan yang terpenting kita telah menyakiti orang-orang tidak bersalah. Jodha tidak mampu berkata banyak atau tidak bisakah sekali saja Jodha memberi skak mat ke Jalal jika mereka bicara berdua? Sama bodohnya! Hahaha yang emosi sebenarnya siapa sih, saya atau Jalal.

Dengan sangat jujur sejauh ini belum ada yang mampu memukau saya di serial Jodha Akbar selain chemistry love and hate Jodha Jalal sendiri. Gimana yah.. Skripnya lemah sekali, penokohannya kurang kuat dan itu tidak seimbang dengan keruwetan konflik yang ada. Mungkin karena Jodha Akbar berjalan begitu lambat bak kelinci yang mengimbangi jalan kura kura. Lambat lambaaaat sekali sampai serial TV itu masih tetap tayang di India sana. Lemahnya Skrip lah yang barangkali juga membuat tokoh-tokohnya belum ada yang mampu menarik simpati saya, termasuk Jodha. Pokoknya terasa ada yang kuraaang gitu… Intinya kalau Jodha Akbar merupakan Drama Korea tentu sudah lama saya tinggalkan.

Ini kapan.. Ini kapan terjadi.. Hikksss.. Harus berapa lama lagi saya menunggu. INI KAPAN WOEYYYY!!!!

2 pemikiran pada “Curhatku : Jodha Akbar di ANTV (2)

  1. Surya

    Pelakunya emank maham anga tp yg dhukum orang yg mirip maham anga yg pny hutang budi ma maham.
    Sedikt info sja,maaf klo g ska.
    Psangan ini emnk bkin gregetan,yg pling romantia episod 246.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s