Curhatku : Jodha Akbar (3)

Saatnya curhat Jodha Akbar part 3 yang sebenarnya lebih tepat disebut mengeluarkan keluhan. Keluhan-keluhan tercipta berkat Jodha Akbar yang minggu ini di ANTV hanya tayang 4 hari saja karena Mahabharata Show. Betapa shock begitu tahu hari ini masih ada Mahabharata Show yang artinya tidak ada Jodha Akbar marathon nanti malam. Sighh, meski sudah nonton senin kamis tapi tetap kurang kalau tidak lihat marathonnya juga -__-

Jodha Akbar ANTV edisi minggu ini konfliknya masih berkutat pada siapa yang meracuni Ratu Rukaiya tetapi jelasnya ada perkembangan dan minggu ini tidak semenyebalkan minggu lalu. Saat Jalal tengah terlelap tidur campnya diserang oleh pasukan musuh yang tentu membuat Jalal panik karena tidak ada persiapan. Untung saja saudara-saudara Jodha menyelamatkan Jalal sehingga Jalal tetap berhasil memenangkan perang itu. Jalal pulang dengan kemenangan dan salah satu saudara Jodha kembali dalam keadaan cedera karena menjadi tameng saat anak panah musuh menuju Jalal. Sementara itu Jodha kesal berat apalagi mengingat kematian pangeran musuh yang merupakan calon suami adik Jodha. Jodha yang geram datang pada Jalal lalu mengakui jika memang benar dirinya pelaku pembunuhan calon pewaris Jalal. Saat hendak menebas Jodha dengan pedangnya datanglah Rukaiya menahan pedang Jalal lalu kemudian mengungkapkan bukan Jodha lah pembunuh anaknya. Jodha dan saudaranya dibebaskan dari tuduhan. Rukaiya mencurigai Salimah membuat Jalal jauh lebih kaget lagi. Rukaiya mengungkapkan jika botol beracun yang ada ditangannya Rukaiya temukan dikamar Salimah. Jalal kemudian datang ke kamar Salimah tapi Salimah tak terbukti melakukan itu. Sampai pengakuan si kecil Rahim mengarahkan ke satu nama baru yakni Maham Anga *nyebut nama Maham Anga ala-ala backsound Maham Anga muncul*.

Jadi bisa dipastikan Jodha Akbar edisi minggu depan akan berkutat pada penyangkalan Maham Anga, menuduh kembali Jodha ataukah kemunculan orang yang akan dituduh selanjutnya. Meski per-episode berdurasi kurang lebih 20 menit namun tak bisa dipungkiri kita begitu merasakan lambatnya alur Jodha Akbar. Walaupun cerita Jodha Akbar terasa begitu lambat, lemah juga rancu namun batin kita para penonton seperti telah terikat dengan cerita Jodha Akbar yang seru. Kita menjadi tersiksa termasuk saya apalagi ibu saya saat tahu Jumat dan Sabtu ini tidak ada Jodha Akbar. Huweeeee malam-malam yang terasa kurang padahal besok lebaran.

2 pemikiran pada “Curhatku : Jodha Akbar (3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s