Curhatku : Pinocchio Episode 1 dan 2

Tahun 2005 seorang anak SMA yang kalau ke sekolah harus menyeberang dengan perahu dulu mengikuti sebuah kuis yang awalnya saya pikir seperti Slumdog Millionaire. Adalah Choi Dal Po, siswa yang disekolah terkenal akan kebodohannya sehingga dijuluki siswa 0 besar mengikuti kuis tersebut disambut keheranan siswa sekolahnya. Saingan Dal Po adalah Chan Soo yang juga siswa satu sekolah Dal Po dan tengah dirundung sakit hati akibat cintanya ditolak oleh “keponakan” Dal Po yakni Choi In Ha. Choi Dal Po dan Choi In Ha adalah paman dan keponakan? Ada sesuatu kelam mengenai keluarga Choi Dal Po yang sebenarnya bernama asli Ha Myung. Pada tahun 2000 ayahnya yang bekerja sebagai “bomber” meninggal dunia ketika menjalankan tugas saat menyelamatkan 2 korban dalam pabrik atas permintaan manajer pabrik. Naasnya lagi ternyata 2 orang tersebut tidak ada dalam pabrik melainkan mereka berdua ada diluar juga merekalah penyebab kebakaran tersebut. Lebih naasnya lagi sang manajer berbohong mengatakan ayah Dal Po/Ha Myung memaksa masuk kedalam pabrik. Celakanya lagi pemuda pengidap sindrom Pinocchio dengan yakin mengatakan ayah Dal Po selamat dari kebakaran. Hal ini membuat warga terutama keluarga bomber lain mulai menyalahkan ayah Dal Po, menuduh ayah Dal Po bersembunyi agar tidak tertangkap padahal memang mayat ayah Dal Po tengah “bersembunyi” disekitaran pabrik yang tidak berhasil ditemukan tim Sar setempat. Lebih celakanya lagi suasana duka ini dimanfaatkan oleh seorang reporter muda bernama Chan Ok untuk mendramatisir segalanya, menyudutkan keluarga Dal Po sehingga warga semakin membenci keluarga Dal Po. Celaka 12 nya Choi In Ha merupakan anaknya Chan Ok, perempuan yang sangat dibenci Dal Po saat ini. Untung saja Dal Po kita mampu menerima In Ha sebagai keponakannya tanpa peduli dia anak siapa. Sudah ada masa depan cerah untuk Dal Po jadi bagaimana kelanjutan kisah cinta In Ha dan Dal Po?❤

Overall episode 1 dan 2 Pinocchio berjalan baik serta memuaskan. Meski formulanya masih sama dengan Drama Korea lalu lalu; kisah masa kecil yang buruk, termehek-mehek mencari keluarga yang hilang, antagonis yang membangkitkan naluri sadis, cinta masa kecil dan cinta remaja, semua itu terasa pada episode 1 dan 2 Pinocchio. Formula yang mainstream itu masih bisa disajikan dengan menarik, namanya saja Korea tidak pernah kekurangan ide. Saya mengamati komentar orang-orang dimana banyak pihak malah biasa saja dengan pilot Pinocchio karena tidak secetar pilot I Hear Your Voice. Wah bagus juga saya belum menyaksikan I Hear Your Voice karena sebuah alasan Lee Jong Suk dan Lee Bo Young yang bikin awkward. Okelah kalau Pinocchio tamat saya bakal lanjut I Hear Your Voice😀

Rasanya baru kali ini saya ketawa ikhlas melihat Lee Jong Suk memainkan Dal Po yang tengah memperkenalkan dirinya pada acara kuis. Lee Jong Suk kembali punya 2 tugas seperti ketika dirinya membintangi Doctor Stranger yakni punya chemistry bagus dengan lawan main dan punya chemistry bagus dengan sesama pengantar galon, bukan Chang Yi tapi Jae Myung kakaknya yang masih bertahan. Saya yakin Lee Jong Suk aktor muda yang mampu jadi saya harap karakter Dal Po tidak membuatnya buruk dimata saya seperti Park Hoon hehehe. Cerdas saja tidak cukup loh buat saya😀. Ehm Ibu Dal Po kemana ya? Apa bakal seperti ibu Park Hoon juga? Ah kenapa Dal Po jadi mau mirip sama Park Hoon -_-
Park Shin Hye memakai seragam sekolah tidak menjadikannya seperti Cha Eun Sang. Dia menjadi Choi In Ha remaja ceria dan mencintai ibunya. Baguslah ternyata Park Shin Hye mampu tampil lebih ekspresif terutama saat dia cegukan. Memang benaran ya ada sindrom Pinocchio terus kenapa pejabat korupsi tidak kena sindrom itu saja? Hehehe….

Belum ada Kim Young Kwang dan Lee Yu Bi artinya Pinocchio yang sudah menampilkan konflik sedih masih belum apa-apa. Mungkin Pinocchio ketika masuk ke inti cerita akan memperlihatkan bagaimana cara jadi wartawan yang benar selama banyak wartawan yang tidak benar seperti Chan Ok serta ya sejujurnya belum ada bayangan pasti mengenai Pinocchio kedepannya. Semoga Pinocchio tidak mengecewakan dan akhirnya saya kembali menonton drama rabu kamis yang masing-masing akan diisi drama layak nonton. Selamat berkompetisi🙂

2 pemikiran pada “Curhatku : Pinocchio Episode 1 dan 2

  1. dira

    saya mencoba berkomentar singkat,
    celaka itu emang banyak ya vi hihihi
    kalau udah liat i hear, evi bakal lihat kemiripan kedua drama ini yang sama-sama dilema dengan cinta dan hubungannya dengan ortu mereka, trus tentang sebuah kebenaran yang harus diperjuangkan
    pokoknya manis🙂
    oya tentang nendangnya i hear your voice saya setuju banget, tapi ya jangan dibandingkan i hear your voice dengan pinocchio,
    i hear your voice aja diawali dengan ancaman pembunuhan karena si tersangka berniat balas dendam dengan orang yang memenjarakannya,
    bayangin aja seumur hidup dibayangi dengan ancaman ini karena tersangka itu tidak dihukum seumur hidup
    nah, jelas beda dengan pinocchio
    tapi kerennya, i hear your voice dan pinocchio itu bisa nyambung dan sayangnya saya tidak bisa cerita banyak di sini karena evi belum nonton wkwkwkwk
    thank you ya vi😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s