Akhir Drama Secret Door

Pagi tadi saya iseng mencari spoiler ending Secret Door. Meskipun saya memutuskan berhenti pada episode 14 saya tetap ingin tahu endingnya. Ya begitulah saya bingung.

Kita semua tahu bahwa Pangeran Sado berakhir tragis karena terkurung tempat beras yang kalau tidak salah ingat itu terjadi selama 8 dan ternyata hal tersebut menjadi bagian penting atau mungkin bagian paling utama pada ending Secret Door. Sado memilih terkurung dalam peti diiringi tangisan Hyegyeong dan Raja Yeongjo… Ya begitulah.

Kalau tidak salah anaknya Sado diperlihatkan telah menjadi dewasa dan karena kematian Raja Yeongjo si anak ini menjadi raja selanjutnya. Setelah sebelumnya sang ibu menitip amanah untuk membalaskan dendam Sado.

Saya sama sekali tidak mengira bahwa kematian Sado ditampilkan oleh Secret Door karena memang dari awal saya tidak merasa bahwa Secret Door berfokus pada Sado. Saya melewatkan banyak episode yang entah apa yang terjadi pada episode-episode tersebut saya tidak tahu. Kasihan sekali drama ini rating mereka benar-benar terpuruk padahal saingannya termasuk sama-sama berating rendah. Dari awal saya memang tidak berminat dengan Secret Door namun Dira membuat saya mengikuti Secret Door meskipun akhirnya saya berhenti juga😦

8 pemikiran pada “Akhir Drama Secret Door

  1. dira

    hehe, mian vi
    drama ini bukan dramanya evi ya?^^ saya malah berhasil bertahan untuk lanjut karena ingin tahu endingnya
    dan dibikin terharu berkal-kali karena hubungan ayah dan anak itu justru berlangsung romantis
    karena saya tahu dari awal drama ini seperti ingin menunjukkan sisi yang berbeda mengenai yeongjo yang membunuh putranya sendiri dan hyegyeong yang dingin kepada suaminya
    drama ini bahkan seolah menyiakan karakter bing ae yang disebut-sebut ada dalam sejarah sebagai salah satu selir sado

    sedikit mengenai ceritanya
    sado masih bertahan dengan ideologinya bahwa semua manusia itu sama, tidak peduli dia bangsawan atau rakyat biasa
    tetapi ideologi ini justru dpat menghancurkan joseon karena nantinya keluarga raja juga akan dianggap sama dengan rakyat sendiri dan kelompok noron akan semakin menentangnya
    walaupun setiap kali sado meneruskan rencana anehnya ini, sang putri tdak pernah lupa mengingatkan bahwa sado masih punya putra yang masih kecil (dikeluarkannya sado dari istana dapat berimbas pada putranya), sado belum juga menyerah hingga ending

    raja sampai menangis, “kau anak nakal, bagaimana bisa membuat ayahmu seperti ini?
    meskipun kau anak nakal, aku tetap tidak bisa menyerah padamu” (menurunkan sado dari posisi putra mahkota, menghukumnya…)

    “orang tua memang harus mati duluan, agar sang putra bisa terus bertahan. kemarilah (bunuh aku)” kata raja saat sado menebas chul joo yang hendak membunuhnya

    “ayah adalah laki-laki yang hebat, Ayah pasti akan jadi raja yang hebat juga”
    “siapa yang mengatakannya padamu?”
    “Ibu yang mengatakannya…” the best from lady hyegyeong >.<

    "setidaknya kau perlu seseorang untuk menemanimu makan,meski hukuman bagi seseorang yang dilahirkan sebagai raja adalah kesepian…" pesan terakhir raja untuk cucunya: raja jeongjo

    saya suka sampai endingnya tetapi cerita seperti ini memang bukan genre yang banyak disukai :')
    makasih banyak ya vi nympetin nulis ini😀

      1. dira

        ga sampe membusuk juga sih,
        seperti kata evi, 8 hari itu cukup membuat sado mati setelah peti dibuka
        ia kemudian dimakamkan…
        kalo di sini mungkin terlihat pilihan, walau sebenarnya itu akibat desakan pihak musuh juga karena sang ayah tidak tega membunuh putranya
        tapi memang manusia punya batasan untuk membayangkan apa yang tidak mereka alami sendiri (sang woo from my daughter seo young^^), jadi yah maklum lah hehe

        btw yang ini baru OOT: kristinaaaaaaa 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s