Ending Serial Turki Forbidden Love

Berhubung sekarang lagi heboh serial Turki berjudul “Abad Kejayaan” yang kontroversial, pikiran saya melayang-layang pada sebuah serial asal Turki juga berjudul “Forbidden Love”. 3 tahun lalu Forbidden Love tayang di TV swasta dan saya senang menyaksikannya tapi mungkin karena rating buruk Forbidden Love diberhentikan padahal saya stalker di Twitter serial Forbidden Love sudah punya penggemar setia. Hmm saya sejujurnya kecewa namun entah kenapa saya cepat juga move on dari Forbidden Love sehingga saya lupa untuk mencari info serial ini di internet lebih banyak lagi. Nah untung saja ada Abad Kejayaan yang secara tidak langsung mengantarkan saya kembali pada Forbidden Love.

Forbidden Love atau dalam Turki dikenal dengan Aşk-ı Memnu gencar disebut-sebut sebagai Telenovela. Kalau saja tidak disebutkan Forbidden Love berasal dari Turki saya yakin bahwa saya akan mengira Forbidden Love merupakan Telenovela Latin. Pemainnya cantik juga ganteng bak orang Latin, ceritanya bisa dikata tabu untuk ukuran negara yang menurut saya masih timur seperti Turki dan satu-satunya yang bagi saya sangat Turki pada Forbidden Love ialah musik pengiring serial ini bernuansa Timur Tengah😀
Forbidden Love yang diangkat dari novel punya cerita yang sederhana tapi rumit. Singkatnya mengenai hubungan perselingkuhan antara Ibu Tiri dan Keponakan, Ibu tiri nekad dengan keponakan pengecut. Untuk ukuran nostalgia pada serial TV “yang hilang” sudah pasti saya langsung mencari ending Forbidden Love. Hanjirr endingnya sangat greget, gila banget!!!

“Kau adalah PUTRAKU”

“Kau adalah PUTRAKU” kata Adnan sambil menunjuk ke arah Behlül.

Adnan yang tua renta memergoki keponakannya bernama Behlül tengah bersama istrinya yang cantik jelita bernama Bihter. Ketahuan sudah perselingkuhan keduanya oleh Adnan sendiri. Bihter yang telah menarik pelatuk sebelum mengarahkan pistol itu kedadanya tanpa ragu menembak dirinya sendiri. RIP Bihter.

King Suleiman eh maksud saya Abad Kejayaan di protes habis-habisan oleh banyak orang karena dianggap telah melecehkan Islam dengan menampilkan suasana kerajaan penuh dengan wanita plus vulgar. Beuhhhhh…. Yang ada di Forbidden Love ini lebih dan lebih lagi. Saya kira di Turki tidak akan menampilkan adegan ciuman pada TV tapi Forbidden Love standarnya sudah seperti Telenovela Latin bahkan melebihi Drama Korea menurut saya pribadi. Saya tertipu, HAHAHAHAHA. Coba saja India bisa seperti ini, barangkali kita bisa melihat Parijat anu…. *husss*

Forbidden Love, dari awal saja sudah terlarang dan lewat penyelesaian super dramatis… Ya keren banget sih untuk saya. Ceritanya seru apalagi karakternya termasuk abu-abu semua, bagaimana para manusia ini menghadapi permasalahan cinta mereka sangat menarik. Itulah cinta… Tidak ada keluhan untuk ending dramatis Forbidden Love.

Saya tidak bisa berkomentar banyak, menonton serialnya secara penuh saja saya tidak. Jika 1 episode serial India memakan waktu kurang lebih setengah jam, 1 episode Drama Korea satu jam dan 1 episode serial Turki menghabiskan waktu satu setengah jam. HAHAHAHA ampun saya tidak kuat😀.

2 pemikiran pada “Ending Serial Turki Forbidden Love

  1. Chakravartir Ashoka Shamrat

    iyah bener di dunia hiburan khususnya di turki itu jauh lebih parah dari amerika ataupun tiobgkok . Menurutku pertama liat episode awal ABAD KEJAYAAN itu ceritanya agak kurang nyambung. trus aku iseng2 cari sinopsisnya. Eh ternya bukan main banyak adegan vulgarnya. berarti yg tayang di ANTV itu sudah disensor. Menurut gue ABAD KEJAYAAN itu ceritanya menakutkan. Intinya perebutan kekuasan dan intrik-intrik kerajayaan yg sangat ugal-ugalan. Padahalkan Turki adalah negara islam terbesar di dunia setelah indonesia. Wah patut di pertanyakan inih islamnya. hahhahahahahah….. islam jamaah atau KTP nih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s