Film India : Haider (2014)

Semenjak melihat film ini di blog film India favorit saya dushmanduniyaka.wordpress.com, saya sudah menandai film bertajuk Haider ini bahwa saya harus mengunduhnya bagaimanapun juga . Lantas kenapa hanya melihat sebuah postingan tentang Haider niat saya langsung menggebu-gebu begitu? Mudah saja.. SHAHID KAPOOR KEPALANYA PLONTOS!!😀

Haider rilis Oktober 2014 dan karena saya memang tidak peduli dengan tahun baru November Desember berlalu dengan mudahnya. Bulan ini saya sudah menemukan link download Haider lengkap dengan subtitle Indonesia nya. Yuhuu tanpa pikir-pikir saya langsung download lewat HP. Butuh waktu 6 Jam untuk download file 300an MB itu, sebuah perjuangan keras ditambah lagi memindahkannya ke laptop juga butuh kesabaran ekstra. Semuanya terbayar saat saya menonton Haider yang berdurasi kurang dari 3 jam tersebut. Haider adalah film yang keren, memuaskan. Bisa dibilang hingga kini saya belum move on dari Haider, buktinya saya hampir gila karena belum menonton 2 adaptasi Vishal Bhardwaj (sutradara Haider) dari karya Shakespeare sebelum Haider yakni Maqbool dan Omkara. Oh NO!!

Haider merupakan adaptasi dari Hamlet karya William Shakespeare. Tapi sangat mengagetkan, saat menonton Haider benar-benar tidak kelihatan bahwa cerita Haider berdasarkan sebuah mahakarya klasik. Tidak ada dialog puitis, Haider yang katanya seorang penyair pun rasanya tidak pernah berkata-kata penuh makna. Mungkin hal yang puitis di Haider itu hanya nyanyian ayah Haider saja, selebihnya koreksi saya. Haider pun tidak nampak seperti film Bollywood pada umumnya menjadikan Haider sebuah gaya dari Vishal Bhardwaj sepenuhnya, saya yakini itu meski Haider merupakan film pertama Vishal yang saya tonton😀. Vishal Bhardwaj menyajikan Haider dengan berat, kelam dan saya suka saya suka. Sayangnya Haider selalu membuat pertanyaan tanpa dijawab dengan jelas. Judulnya saja Haider.

Hamlet dari India ini sendiri kembali memadukan konflik antara India Pakistan Khasmir yang sudah sering saya temui di film India tapi tetap kurang mengerti konflik macam apa itu… pffttt memalukan. Sebuah perpaduan yang cerdas dari Vishal Bhardwaj. Saya sengaja tidak membaca sinopsis Hamlet demi film ini. Hamlet merupakan karya yang asing, maklum saya hanya tahu Romeo Juliet saja -_-. Tapi saking memudarnya perasaan bahwa Haider adalah adaptasi dari karya Shakespeare, saya sempat mewanti-wanti jika Haider akan menampilkan plot twist HAHAHAHAHAHA bodohnya. Haider adalah nama peran Shahid Kapoor, pemuda sensitif yang mencari keberadaan ayahnya. Ayah Haider bernama Dokter Hilaal Meer ditangkap karena dituduh bekerja sama dengan militan. Haider pulang mendapati ibunya tinggal dirumah saudara laki-laki ayah Haider. Haider tersinggung melihat ibunya “bersenang-senang” dengan sang paman saat sang ayah tak tahu rimbanya. Kurang lebih setelah itu konflik Haider sudah seperti konflik Hamlet. Kisah cinta Haider dan Arshee yang nyaris saya ragukan, kedatangan si misterius Roohdaar sampai komedi chutzpah mengisi film dengan indahnya dan saya banget😀

Performa luar biasa ditampilkan Shahid Kapoor. Astaga Shahid termasuk aktor beruntung, saya menonton filmnya dimana di film itu dia bermain bagus mulai dari Vivah yang dramatis sampai Badmaash Company yang sok keren. Masih jatuh cinta saat Haider berpidato bak Stand Up Comedy-an, hmm jika ditahun lalu saya mengikuti Filmfare karena Nawazuddin Siddiqui ditahun ini saya akan kembali mengikuti Filmfare karena ingin melihat Shahid Kapoor pegang piala. Selain Shahid semua pemerannya baik sekali memerankan tokoh mereka yang tidak kalah penting dengan Haider. Selain Shahid Kapoor, Tabu sebagai Ghazala berhasil memukau saya. Tokoh Roohdaar diperankan oleh bintang tamu spesial om Irrfan Khan dan itulah kenapa tokoh Roohdaar jadi sangat istimewa pun misterius. Ini sekaligus jadi reuni antara Irrfan Khan dan Tabu setelah beberapa tahun lalu pernah bertemu di film Maqbool. Sudah jelas kan kenapa saya sampai gila karena belum menonton Maqbool dan Omkara?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s