FanFiction : 3 Hari Bersama SHINee part.3 (END)

Media Indonesia semua gempar. Kabar kedatangan Onew SHINee menjadi Breaking News di tiap TV. Banyak wartawan berkerumun di Soetta tapi tidak ada yang berhasil menemukan keberadaan Onew

Onew menyamar. Dengan kulit legam, berkacamata dan merokok dia berhasil menghalau para wartawan yang tentu tidak menyadari Onew lewat begitu saja dipintu samping.

“Yeoboseyoo” Onew tampak menelpon seseorang

“Dimana gadis itu tinggal? Dimana aku bisa.. Setidaknya melihat makamnya?” Onew bertanya seseorang di seberang telfon

“Ah sial.. Aku harus terbang lagi. Pulau Sulawesi di Bandara Hasanuddin? Oke.. Oke.. Disaat seperti ini pantang bagiku untuk beristirah. Sudah dulu” Onew ketus menutup telfonnya. Kemudian Onew sebisanya minta tolong agar dia bisa ke Makassar saat itu juga. Beruntung, Onew tidak lama lagi bisa ke Makassar. Saat Onew sudah ada di pesawat, Yong Eun dan scheduler tiba di bandara.

“Onew mana Onew? Scheduler mana Onew? Di berita tadi dia disini kan?” Yong Eun setengah merengek

“Kau sungguh wanita menyebalkan tapi untungnya kau wanita beruntung jadi bersyukurlah. Kurasa Onew terus ke Makassar dan nanti dia akan naik mobil langsung ke kampung mu” Scheduler Woon dengan cool menatap tanpa arah

“Ah benarkah itu, aku senang. Terus aku masih punya kesempatan sekali lagi pergi kan? Kan kan kan?” Yong Eun tengah merajuk

“Iyaa iyaa. Pikirkan baik-baik kau akan kemana karena ini kesempatan terakhirmu” jawab Scheduler

“Yah yaah semoga aku beruntung. Selama ini aku takut jadi kuputuskan untuk ketempat dimana aku dikuburkan” Yong Eun menggenggam kalung kacang kedelainya.

~~~

Sungguh sebuah perjalanan berat bagi Onew apalagi tiap dia ingat penyamarannya hampir terbongkar waktu tiba di bandara Hasanuddin. Demi alasan menyamar, Onew menghisap rokoknya dalam sampai perempuan ilfil. Kini Onew menuju rumah Yong Eun. Onew sendiri tidak percaya bisa bertindak senekad ini, pergi sendirian dengan modal kamus eletronik demi fans yang meninggal karena tabrak lari. Dorongan apa kira-kira… Onew kelelahan dan tertidur.

Onew tiba disebuah rumah, rumah Yong Eun. Seorang wanita paruh baya keluar dari rumah dan berjalan tanpa fokus. Onew dengan santai memasuki rumah dan dia pun menemukan kamar Yong Eun. Membuka pintu betapa kagetnya Onew mendapati wajahnya juga member SHINee lain menutupi setengah bagian tembok kamar Yong Eun. Onew meraba ranjang Yong Eun yang rapi, mengusap bantal kepala dengan manja. Mata Onew tertuju pada sebuah poster berisikan tulisan Hangul yang ditulis sendiri oleh Yong Eun. Onew membacanya.

“2011. Bukankah menyebalkan oppa SHINee tidak comeback tahun ini. SM pilih kasih. Tapi aku senang sangat happy mengetahui SHINee akan datang ke Indonesia negara. Aku punya uang tapi untuk biaya universitas. Ya masa bodoh, aku tidak sekolah aku bertahan sekolah karena oppa SHINee agar aku bisa cerita soal K-pop pada temanku Hyo Neul. Dubu sayang aku datang. Ibu mianhamnida. Omma saranghamnida” tiap kalimat salah membuat Onew salah tapi diakhir membaca Onew menangis juga.

Onew bergegas keluar dari rumah, mencari keberadaan ibu Yong Eun. Lemas Onew berlari, dia menemukan pemakaman. Onew masuk dan bertemu dengan petugas pemakaman tengah bekerja. Onew kaget manakala Petugas pemakaman berjalan kearahnya dan menciumnya.

“Oppa.. Oppa” Yong Eun tengah menyadarkan Onew yang pingsan. Onew terbangun.

“Tadi aku dikuburan tapi kenapa bisa ada dipantai?” Onew mengucek matanya

“Tak jauh dari sini ada pantai, aku membawamu kemari. Kenalkan namaku Yong Eun” Yong Eun tersenyum sangat manis

“Aaaa. Kau hantunya Yong Eun?” Onew refleks menjaga jarak

“Kau memang cerdas dubu sayangku. Iya aku hantu tapi kumohon santailah. Sebelumnya terimakasih karena kau berkorban ingin menemuiku. Oppa aku bangga jadi fansmu.” Onew terhenyak mendengar perkataan Yong Eun

“Oppa.. Bolehkah aku memegang tanganmu.. Tanganku dingin jadi kuharap kau maklum” Yong Eun menunggu respon

“Ya peganglah” Onew mencoba tersenyum.

“Oppa menurut scheduler jika aku melepaskan tanganku arwahku akan tenang. Sekali lagi terimakasih oppa, waktuku tidak banyak” Yong Eun menggenggam pasir pantai

“Baiklah lepaskan. Aku tidak ingin melihat ibumu menderita lagi” Onew bersandar ke pundak Yong Eun sementara Yong Eun melepaskan tangannya. Onew terjatuh dipasir pantai, menangis.

“Yong Eun Annyeong!! Mianhae” Onew berteriak

Onew tanpa penyamaran melihat ke rumah Yong Eun. Dari jauh Onew bisa melihat ibu Yong Eun sibuk merapikan rumahnya. Onew yang ingin pergi lantas berbalik,

“Halo Bu, aku pacar anak Ibu namaku Lee Jin Ki. Aku ingin menginap disini, boleh?” Onew tersenyum dengan sopan.

(END)

Dibuat Desember 2011 selesai Januari 2015. LOL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s