FanFiction : Sensible Cute – San Francisco

Fanfiction “Sensible Cute” Edisi San Francisco. Jang Ki Tae dan Kim Yi Ri.

“Yi Ri, coba lihat apa yang aku bawa” Jang Ki Tae datang dengan bersemangat membawakan sesuatu, sebuah mahkota bunga

“Mahkota bunga, untukku?” Yi Ri berdecak kagum

“Ya, kau akan nampak seperti bidadari jika memakainya” Ki Tae mengangguk.

Yi Ri memakai mahkota bunga itu dengan ceria. Yi Ri beranjak dari bangku panjang tempat dia dan Ki Tae duduk lama kemudian Yi Ri mengelilingi danau. Tiba-tiba saja..

“Kepalaku.. Ada semut di kepalaku” Yi Ri menggaruk kepalanya dengan buas.

“Hmhmhmhmhm” bukannya panik Ki Tae malah tertawa dengan mulutnya yang tertutup. Barulah dia panik saat Yi Ri tergelincir hingga basah di danau.

~~~

“Brengsek, kau mau membunuhku?” Yi Ri basah kuyup dan wajahnya nampak sangat marah

“Yi Ri.. Ganti bajumu, jangan pakai itu nanti kau sakit” Ki Tae nampak sangat bersalah

“Tidak.. Tidak mau” Yi Ri ngambek, mengambil mahkota bunga yang ada diatas kepalanya dan tampak memperbaiki mahkota itu.

“Yi Ri… Aku salah jadi maafkan aku” Ki Tae menatap dalam Yi Ri dan Yi Ri membalasnya.

“Kini aku paham. Kebahagiaanku akan perhatianmu tadi sangatlah norak. Aku sadar dan aku tidak akan mengulanginya lagi” Ki Tae menganga mendengar respon Yi Ri

“Tidak Yi Ri. Aku mempermainkanmu, aku yang salah. Akan bagaimana hampanya cintaku padamu kalau kau tidak seceria tadi” Ki Tae membujuk

“Sudahlah.. Aku lelah..” Yi Ri kembali duduk di bangku.

Yi Ri melipat tangan dan kakinya agar bisa tidur di bangku. Ki Tae dengan tetap merasa bersalah pergi mencari kayu untuk dibakar agar Yi Ri hangat.

Sore oranye yang sunyi, Yi Ri terbangun. Saat membuka mata dia mendapati Ki Tae menatapnya dengan manis apalagi disamping Ki Tae ada api lumayan besar. Ki Tae memakai mahkota bunga yang dibuatnya tadi untuk Yi Ri.

“Ini kubuatkan lagi satu untukmu. Kau semakin cantik dengan mahkota itu. Sini kupakaikan” kata Kitae dengan respon perlahan Yi Ri mendekatkan kepalanya. Tapi Ki Tae malah memajukan kepalanya juga hingga hidung Ki Tae Yi Ri bersentuhan.

“Yi Ri, kamu cantik” dengan jarak sangat dekat Ki Tae berbisik pada Yi Ri. Yi Ri terhenyak. Ki Tae menjauhkan jaraknya dan mulai memasangkan mahkota bunga ke Yi Ri.

“Sudah aku ingin menghangatkan diri” Yi Ri memecah keheningan membuat Ki Tae tersenyum

Yi Ri menggosok tangannya dan mendekat ke api. Ki Tae kembali berbicara.

“Aku punya cara menghangatkan diri yang manjur. Coba silangkan tanganmu tapi telapaknya kau apit diketiakmu” Yi Ri memperegakan

“Apa? Ketiak?” Yi Ri jadi risih

“Iya.. Cobalah.. Coba coba” perlahan Yi Ri melakukan itu disambut tertawaan keduanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s