Curhatku : Ending Drama Korea Pinocchio

Saya kaget saat tahu Pinocchio tamat minggu lalu karena saya pikir Pinocchio masih tersisa 3 episode jadi minggu ini baru tamat. Tapi ternyata Rabu lalu Pinocchio tayang dua episode makanya hari kamis Pinocchio bisa langsung tamat dengan menayangkan episode 20. Jadi lah agak telat hehehe.

Sejujurnya sih ya menjelang ending Pinocchio mengalami penurunan tensi, drama ini tidak se-mengejutkan masa awal-awal tayang. Walau saya merasa begitu tapi tetap saja Pinocchio masih mampu berjalan rapi dengan menampilkan perbaikan dari tiap-tiap karakternya. Chan Soo bebas dari tuduhan, Cha Ok yang insyaf, cara membuktikan ibu Bum Joo bersalah dan nasib cinta Ki Ha Myung Choi In Ha. Chan Soo nyaris menjadi Ki Ho Sang kedua tapi para reporter berhasil mengungkapkan kebenaran dan itu bagus. Setidaknya nasib Ji Hee juga 3 anak mereka tidak jadi mengerikan.

Puluhan tahun akhirnya Cha Ok insyaf, ya begitulah situasi Cha Ok yang merupakan bawahan dan terdesak atasannya yang licik. Cha Ok memilih kembali disisi anaknya sekaligus menyelamatkan dirinya sendiri dari kehancuran. Oh ya saya kaget begitu tahu pekerjaan Dal Pyung sebelum jadi mengenaskan tinggal bersama kakek merupakan Direktur Bank tapi karena Dal Pyung membongkar aib perusahaannya jadilah Dal Pyung terdepak dan mungkin inilah kenapa Cha Ok meninggalkan Dal Pyung. Jadi Cha Ok matre atau gimana nih? Hehehe untung saja dengan kerennya Cha Ok menebus kesalahan jadi tidak ada alasan untuk membenci Cha Ok lebih lanjut. Toh Cha Ok masih bisa menginspirasi seseorang yang mirip Jae Myung muda diceritakan tengah mendaftar sebagai calon reporter.

Bagaimana pun Ro Sa adalah seorang ibu. Diawal Pinocchio SW nim drama ini menampilkan Ro Sa sebagai ibu yang manis menandakan SW nim punya tujuan agar penonton menyukai Ro Sa. Tapi tidak… Ro Sa yang merupakan pemegang saham terbesar di MSC seperti ibu-ibu kelas atas lainnya, pencinta barang mewah dan pencinta uang menjadikan Ro Sa orang yang serakah. Lantas saya memikirkan Bum Joo memikirkan bahwa si anak mami itu akan membawa berita keburukan ibunya sendiri seperti yang In Ha telah lakukan. Tetapi dengan kerennya Bum Joo memikirkan hal lain yang bukan hal memojokkan ibunya yakni mengaku sebagai tersangka penyerangan kantor MSC dan YGN. Sejahat apapun Ro Sa dia adalah seorang ibu, ibu yang merelakan diri tidur di lantai karena punya lemak dibandingkan anaknya tidur dilantai keras apalagi anaknya kurus.

Selain itu dengan kerennya kita bisa lihat bagaimana Ha Myung mewawancarai Ro Sa hingga sesuai harapan Ro Sa secara tidak langsung mengakui perbuatan liciknya. Ha Myung bersikap profesional mengenyahkan modus pribadi dengan menjadi reporter sejati. Untuk para reporter profesional yang tidak suka Drama Korea harus menonton bagian ini. Sumpah, keren sekali. Mari kembali ke Ro Sa.

Ro Sa merupakan seorang profesional dimana dia berhasil memisahkan sebagai ibu dan sebagai pebisnis. Kita melihat Bum Joo menangis karena saat menjenguk ibunya mungkin Bum Joo sedih mendapati ibunya masih optimis bisa keluar dari penjara secepatnya. Ya kalau begitu kita bisa lihat Ro Sa marah-marah karena dipenjara 3 tahun. Senator yang bekerjasama dengan Ro Sa juga mendapat ganjarannya.

Penurunan tensi Pinocchio tentu membuat kesempatan hubungan Ha Myung In Ha untuk menguat semakin terbuka. Keduanya merupakan pasangan kekasih kompak nan lovable. Pengalaman sebagai reporter makin mendewasakan mereka dalam hal mendapat restu dari kakek dan ayah In Ha. Seakan menyindir The Heirs, ending episode 20 Ha Myung dan In Ha berciuman manis sambil mengenakan BAJU PENGANTIN.

Bum Joo tidak berakhir sebagai anak mami dengan dia ingin menjadi reporter lagi yang mungkin alasannya lebih dewasa bila dibandingkan alasannya dulu. Sementara Yoo Rae… Sayang sekali hubungannya dengan Gyo Dong hanya sekilas saja. Makanya hal ini dan beberapa hal lain dari Pinocchio sukses mengingatkan saya pada Drama You’re All Surrounded apalagi Pinocchio nyaris mengalami kebuntuan mengupas karakter seperti You’re All Surrounded. Keputusan untuk mengikuti I Hear Your Voice ditengah saya mengikuti Pinocchio jujur agak saya sesali.

Mari ucapkan selamat tinggal ke Pinocchio. Kalian keren.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s