Curhatku : Temptation Episode 19 dan 20


Yaelah, ini anak telat banget postingnya -_-

Saya bahagia karena telah berhasil menyaksikan episode 19 dan 20 Temptation, yang selama ini saya berpikir untuk tidak melakukan hal tersebut.

Kalau tidak salah episode 13 merupakan terakhir kalinya saya mengikuti Temptation dan setelah itu saya mulai tidak tahu banyak tentang Tempation. Karena sempitnya waktu (malas) dari episode 13 saya langsung lompat menonton Temptation ke episode 19 dan 20. Ajaibnya saya tetap “ngeh” dengan apa yang terjadi di Temptation tanpa rasa mempertanyakan sesuatu secara lebih dalam.

Episode 19 ditengah kisruhnya perusahaan Se Young memilih untuk operasi secara rahasia, Seok Hoon tetap setia disisi Se Young. Kita bisa melihat Na Hong Joo kembali sendirian karena dia tidak bersama Min Woo lagi. Se Jin bekerja di perusahaan kakaknya sedangkan Hong Gyu kondisinya saya kurang paham. Kisruhnya perusahaan berhasil ditangani dengan baik oleh Seok Hoon membuat Min Woo sebagai saingan bisnis mulai lemah. Se Young akhirnya sadar setelah lama belum terbangun pasca operasi. Demi pengobatan Se Young tinggal sementara di villa dan menunjuk Na Hong Joo sebagai suster profesional yang merawatnya.

Episode 20 Na Hong Joo menolak untuk jadi suster Se Young bahkan menolak sepatu Hongkong yang hendak dikembalikan Se Young. Min Woo mulai kalang kabut, Roy bersama neneknya ke luar negeri dan Ji Sun membawa 2 anak perempuan mereka ke rumah ibu Ji Sun. Mantan sekretaris Se Young yang menjadi sekretaris Min Woo memilih mengundurkan diri setelah sebelumnya sang sekretaris memberikan sebuah bukti penting mengenai Min Woo kepada Seok Hoon. Se Young putus asa manakala kankernya masih ada sehingga teman Dokter Se Young menyarankan Se Young ikut kemoterapi. Sementara Seok Hoon membujuk Se Young agar menghadiri pertemuan para petinggi hotel karena gosip Se Young sakit parah sudah menyebar luas membuat Se Young marah pada Seok Hoon. Happy ending kok hehehe.

Entah apa yang terjadi sehingga Na Hong Joo memilih meninggalkan Min Woo sekaligus membatalkan balas dendamnya. Akhirnya di 2 episode terakhir ini Hong Joo memperlihatkan sisi kerennya terutama dengan keputusan Hong Joo menolak permintaan maaf Se Young. Hong Joo belajar dan Hong Joo jadi menikmati kesendiriannya. Terimakasih Hong Joo, kamu tidak annoying lagi.

Banyak sekali yang tidak menyukai ending Temptation karena masalahnya kenapa pasangan selingkuh berakhir bahagia. Sebenarnya itu mudah saja…. ialah takdir jodoh jadi anggap saja Se Young jodohnya memang Seok Hoon dan kesempatan bertemu jodoh datang pada saat si jodoh telah menikah. Kalau sudah saatnya bertemu jodoh, apapun jalannya ya terus. Inilah kenapa jujur saya kurang percaya dengan konsep jodoh sejak awal hehehe #duh
Se Young dan Seok Hoon bukanlah pasangan yang sempurna, masing-masing masih punya sisi egois dimana kebersamaan keduanya seperti memperbaiki sisi buruk masing-masing. Chemistry mereka bagus tapi buruknya SW nim Temptation kurang membawa kesan dalam kenapa pasangan “selingkuh” ini harus berakhir bahagia. Karena saya menyukai Hong Joo di 2 episode akhir saya jadi tidak merasakan ada sesuatu yang mahal elit nan eksklusif diantara hubungan Se Young dan Seok Hoon, untung saja chemistry Choi Ji Woo dan Kwon Sang Woo berhasil menyelamatkan pasangan tersebut.

Kang Min Woo berakhir dengan introspeksi, ending Temptation adalah masanya Kang Min Woo untuk lebih berguna lagi. Lee Jung Jin di drama ini benar-benar sebuah anugerah. Ohya perihal Ji Sun, dirinya adalah twist paling keren di Temptation. Lalu bagaimana dengan Hong Gyu dan Se Jin?
Jika Eun Young tidak tahu bahwa Min Soo adalah penabrak kakanya di One Warm Word, di Temptation dengar-dengar Eun Jin tidak tahu rival kakaknya dalam urusan cinta adalah kakak perempuan Hong Gyu. Kenapa tidak diungkap SW nim? Padahal ini merupakan sebuah bagian penting. Hal ini menandakan bahwa Temptation juga mengecewakan dari segi detail hingga pemanfaatan karakter pendukung. Pffttt lupa saya kan nontonnya lompat😀

Banyak penikmat K-Drama yang menyanjung bahkan pundung pada Temptation. Sebagian orang yang pundung karena kesal menganggap Temptation tidak punya satupun pesan moral. Ehmm saya paham tapi saya tidak setuju dengan tanggapan itu. Berkat Temptation saya pun menyadari diusia hampir kepala 2 ini, saya masih tergolong manusia yang plin plan. Terhadap drama saja bersikap plin plan apalagi manusia hehehe bukan pesan moral ya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s