Curhatku : Olimpiade Indonesia Cerdas Season 2

Salah satu acara TV favorit kembali mengisi malam-malam saya setelah kurang lebih 1 bulan rehat sehabis season 1. Ya, Olimpiade Indonesia Cerdas Season 2 ^_^

OIC pernah mendapat teguran karena mengatasnamakan Indonesia tapi peserta sekolahnya berasal dari Jakarta saja. Saya sendiri menanggapi hal ini biasa saja, saya tidak protes seperti mereka hehehe. Nah pada OIC 2 kali ini sekolah diluar Jabodetabek juga bisa ikut berpartisipasi tapi baru sekitaran Bandung, Jogja dan Solo kalau tidak salah. Usaha stasiun TV yang baik.. Susah untuk mengumpulkan seluruh sekolah di Indonesia hehehe.

OIC 2 babak awalan mengumpulkan 3 sekolah dan hanya ada 2 sekolah yang mampu menuju babak selanjutnya sementara sekolah yang kalah tampaknya tidak akan diberi kesempatan semacam wildcard. Peraturan baru di mini kotak katik ada seperti 3 kali kotak dibuka dengan jawaban salah kecuali bilang pas maka kotaknya akan hangus. Kalau pesertanya menjawab salah, jawaban benar tertera di TV loh. Baguslah karena peraturan “jawaban pertama di log” lebih bagus penerapannya bila dibandingkan season lalu juga cara Kak Nirina membaca soal mengalami kemajuan. Ohiya pentas kesenian pun sering ditampilkan, dari sekolah random artinya bukan semata sekolah peserta yang sedang bertanding saat itu juga.

Mengenai peserta OIC Season 2 sendiri, hmmm jujur hanya beberapa yang memberikan kesan kuat sampai 2 minggu ini, cukup menurun bila dibandingkan para pendahulu. Mungkin tidak pernah nonton OIC atau yang paling mainstream persiapannya kurang, ada beberapa sekolah yang saya malas banget lihatnya baik dari segi kemampuan menjawab soal serta yel yel. Entahlah saya lupa sekolah mereka. Meski peserta OIC 2 membawa kesan buruk bagi OIC 2 sendiri, ada beberapa babak yang benar-benar dimana keberuntungan melibatkan diri. Ada MAN membuat 2 garis sekaligus (bukan garis terpisah) pada babak Kotak Katik dan yang saya suka waktu SMAN 47 Jakarta lolos ke babak berikutnya. Saya mulai mengidolakan 3 lelaki perwakilan 47 itu hanya saja saya pesimis manakala skor mereka di Kotak Katik mematikan harapan untuk lolos. Pesimisnya saya merupakan sebuah kebodohan, saya mematikan TV tanpa melihat sekmen akumulasi. Voila, keajaiban pada sekmen akumulasi menurut twitter OIC skor SMAN 47 meraih hasil seri dengan sekolah yang saya lupa sekolah apa. Dibuatlah babak tambahan untuk menentukan sekolah kedua yang lolos, jeng jeng SMAN 47 Jakarta menjadi yang lolos itu. Yeah!! Sangat menyesal sekali karena melewatkan ini.

Seingat saya sudah ada 2 sekolah yang ikut season 1 kembali tampil di season 2. 1 sekolah saya lupa dan sekolah lainnya adalah SMA Global Prestasi, SMA nya Kelvin. Sayangnya kita tidak bisa lagi melihat Kelvin tampil, dia sudah kelas 12 sih jadi saatnya untuk fokus UN😀. Tim Global Prestasi season 1 yang tersisa hanya Bram dan 2 perwakilan baru Global Prestasi ada 2 perempuan. Ehm Global Prestasi mengalami penurunan mungkin karena ditinggal dua punggawanya hehe. Selain 2 sekolah itu akan ada lagi sekolah season 1 yang tampil lagi di season 2 dengan kemungkinan perwakilannya masih sama seperti season 1.

6 pemikiran pada “Curhatku : Olimpiade Indonesia Cerdas Season 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s