FanFiction : Sensible Cute – Final

Sensible Cute Final, Jang Ki Tae dan Kim Yi Ri. Ya kalau iseng bisa saja berlanjut :p

Kota apa ini, kota gelap. Listrik mati massal tapi sinar bulan memihak Jang Ki Tae dan Kim Yi Ri dalam suasana mereka sendiri. Mereka saling berpandangan dengan hanya mengandalkan sinar bulan. Romantis, Ki Tae menyandarkan kepalanya dibahu Yi Ri.

“Tidak peduli kau Kim Yi Ri atau Babi Stroberi, 1 tahun kau tidak ada disini aku menjadi gila” Ki Tae menggenggam erat tangan Yi Ri

“Hah, segitu cintanya kah kau padaku? Tapi aku jauh lebih tidak percaya bisa tertarik padamu” Yi Ri menjawab

“Kegilaanku membuat aku menyetujui dokumen itu, Yi Ri kau tahu kan aku belum bisa menerima sepenuhnya kan?” Ki Tae bertanya sedikit ragu

“Ya.. Aku tahu tapi kau sudah tanda tangan” Yi Ri menjawab datar

“Terimakasih telah mengerti Yi Ri. Semoga dihubungan kita nanti pikiranmu untuk tidak menikah bisa berubah. Itulah misiku, untuk mengubah prinsipmu” Ki Tae bernada serius

“WOW, setahun kau kutinggal ternyata kedewasaanmu bertambah” Yi Ri mencairkan suasana, Yi Ri tertawa

Seisi jalanan masih gelap, sinar bulannya sangat terang tapi Ki Tae dan Yi Ri tidak beranjak dari duduknya. Tangan mereka masih saling bersimpul.

“Yi Ri, kalau bisa ke Eropa berdua apa kau punya rekomendasi negara yang akan kita kunjungi?” Ki Tae bertanya lebih santai

“Aku mencintai Eropa dan kalau tidak ada kamu yang menunggu mungkin aku akan coba menetap disana. Aku suka Spanyol dan Belanda tapi diantara dua itu aku pilih Belanda… Sebagai negara tempat kita menetap bukan hanya jalan-jalan” Yi Ri ikut menjawab santai

“Hmmm Belanda ya Belanda..” Ki Tae bergumam

“Ki Tae ayo pulang. Disini mulai banyak nyamuk” Yi Ri menggerutu

“Tidakkah kau sadari memandang wajahmu dari sinar bulan membuatmu semakin cantik” Ki Tae mencoba merayu Yi Ri

“Sinar bulan mampu melepas topeng manusia. Kuperhatikan tadi kau coba merayuku” Yi Ri menekan pipi Ki Tae dengan telunjuknya

“Hehehehe.. Boleh aku menciummu, di Eropa sana ciuman adalah hal biasa kan? Sudah satu tahun dan aku ingin menciummu dengan kesadaran penuh” Ki Tae kembali ke gayanya

“Ya kalau itu maumu baiklah. Tapi kita pulang dulu ya” akhirnya Ki Tae dan Yi Ri beranjak, keduanya berjalan

“Yi Ri… Kuberitahu hal penting. Sebulan sebelum kau kembali dari petualanganmu aku berniat menyusul karena rindu. Satu minggu aku sibuk menyiapkan segala keperluan tapi sialnya aku salah membeli tiket, aku membeli tiket penerbangan ke San Francisco…”

“San Fransisco? Bolehkah aku memiliki tiket itu?” Yi Ri semangat

Ki Tae tidak membiarkan Yi Ri untuk gembira karena Ki Tae langsung mencium Yi Ri dengan kesadarannya yang penuh itu. Sinar bulan membentuk bayangan keduanya yang bersatu.

“Demi aku.. Jangan pergi lagi. Demi aku” Ki Tae menatapnya lembut dengan nada serius

“AYO KITA PULANG” Ki Tae menarik tangan Yi Ri dengan langkah tergesa-gesa

Sepanjang perjalanan, Yi Ri menggoda Ki Tae dengan menyebut-nyebut San Francicso.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s