Antara Fanaa dan Kabhi Alvida Na Kehna

Saya kembali menemukan hal menarik. Disini ada yang sudah nonton film India berjudul Fanaa? Saya pribadi mencintai film itu, kalau ada kesempatan menyaksikannya waktu tayang di TV saya akan menonton. Saya mencintai semua yang ada di Fanaa mulai dari lagu, cerita, versi plagiat Gentabuana sampai chemistry Aamir Khan dan Kajol. Saya pertama menontonnya waktu SMP, mengejutkan Aamir Khan bersama Kajol dalam satu film tapi ternyata kedua orang ini serasi.

Karena saya hanya menonton Fanaa di TV tentu saya melewatkan beberapa bagian apalagi tiap lagu Dekho Na muncul tidak sampai selesai. Saya sadari itu kalau ada adegan aneh-aneh dalam lagu tersebut entah apa yang terjadi. Bisa disimpulkan bahwa selama ini saya belum pernah menonton klip Dekho Na jadi baru beberapa hari lalu ditengah malam saya berpikiran menonton klip Dekho Na (bayangkan guys, berapa lama). Sebelum menonton pikiran saya mulai macam-macam apakah Dekho Na ini bakal 11 12 dengan adegan menari ditengah hujan Kuch Kuch Hota Hai atau serupa tapi tak sama dengan Suraj Hua Madham? Ada yang bisa menebak seperti apa respon saya menonton klip Dekho Na? Uhuk uhuk *batuk lebay*

Perlu diketahui bersama bahwa kesan wet dance dan suraj hua madham untuk saya sendiri adalah ngeri-ngeri sedap. Saya menyukai Kajol dan Shahrukh Khan tapi menonton 2 adegan sensual tersebut disaat kecil sukses “menodai” pikiran saya. Efeknya masih terasa sampai sekarang, masih ngeri-ngeri sedap. Nah apa yang terjadi pada klip Dekho Na seperti perpaduan 2 adegan sensual SRK Kajol itu, artinya Ngeri-Ngeri Sedap pangkat 2? Rupanya tidak🙂
Banyak hal mengerikan tapi jatuhnya malah indah. Adegan Rehan mencium kaki Zooni, cumbuan ditengah hujan deras sampai bed scene, semuanya kok segar yah? Hihi serius ini serius saya jadi senyum-senyum sendiri bahkan replay videonya sampai 6 kali tengah malam itu, HAHAHAHAHA. Chemistry antara Kajol dan Aamir Khan benar-benar sempurna pada saat itu, menyajikan sesuatu yang fresh yang bukan SRK Kajol. OMO OMO OMO main film lagi please *_*

Sebagai penyuka SRK Kajol tentu ada perasaan bersalah menikmati keromantisan Kajol dan Aamir Khan. Ada Aamir Khan yang mau main bareng Kajol lagi karena merasa chemistry nya main film paling bagus waktu sama Kajol (benar sekali) dan ada pula Shahrukh Khan “cemburu” karena Kajol mesra sekali dengan Aamir Khan. Hahaha gembira lihat SRK cemburu, saya senang saya senang. Nah pada tahun 2006 selain Fanaa ada film Kabhi Alvida Na Kehna dirilis jadi hasil googling saya dapatkan bahwa Kajol menolak KANK sebagai film comebacknya dengan memilih Fanaa. Syukur deh soalnya KANK adalah film yang buruk, saya punya banyak alasan mengatakan KANK adalah film buruk. Contoh dandanan Preity Zinta mirip emak-emak, chemistry SRK dengan Rani Mukherjee sangat datar, cerita perselingkuhan gagal menyentuh dll. Walaupun saya penyuka SRK Kajol saya tidak akan rela mereka ketemu dalam film seperti itu, baguslah kita bisa melihat terobosan baru nan segar antara Kajol dan Aamir Khan.

3 pemikiran pada “Antara Fanaa dan Kabhi Alvida Na Kehna

  1. Karna saya tidak menonton Faana jadi ga ada komentar ya ​​НËë:pнËë:pнëë:p:p,

    KANK, ini suatu kebetulan atau emank kita sehati ya vi? Baru saja saya menonton kembali film india satu ini, lalu saya lanjutkan mencari review2 orang yg menonton film ini dan kebanyakan dari mereka menyukai film ini. Ada beberapa poin yang membuat saya tertarik untuk membahasnya, karna saya juga penggemar film2 India, entah brp judul sdh saya tonton sampai lupa

    -saya menepis kalau film ini buruk, karena menurut saya sendiri tema perselingkuhan di India sndiri msih terbilang jarang2 kan apalagi sampai hepi ending wahh kontroversial bgt. Tapi dri segi cerita dan pembawaan film ini berjalan mulus2 aja, mulai dri babak awal, persoalan, hingga menuju ending meskipun berjalan lambat tapi untuk menebak2 apa yg terjadi berikutnya tidak gampang seperti film2 lainnya. Jadi ingat pas baca postingan drama Temptation, kurang lebih mirip2 dikit ​​НËë:pнËë:pнëë:p:p.

    -poin kedua, perselingkuhan yang saya suka, tidak terlalu monoton dan vulgar yaahh meskipun akhirnya mereka bad scene juga tapi bukan itu yg saya nantikan. Saya menyukai bagaimana antara SRK dan RM berdialog, saling mengutarakan perasaan dan apa yg mereka alami bagaimana mereka setiap bertemu bkan seperti orang yg jatuh cinta tpi saling memahami satu sama lain, tapi saya setuju perihal chemistry SRK-RM yg kurang nyantol

    -poin ketiga, yaitu chemistry hehehehe… Jujur sih saya ga merasakan hubungan kuat SRK-RM tapi malah menyukai Abhisek-RM. Entah knp keduanya jauh lebih baik bersama meski bkan dlm kondisi cinta bagi Maya. Inilah yg membuat saya ckup kecewa sama ending nya, rasanya saya benar2 ingin mengutak atik menulis ulang skenario (wkwkwkwkwwkwk ngaco!) Saya ingin kedua pasangan tidak bercerai dan saling mencintai karna disitulah chemistry sebenarnya ada. Jantung dri film ini bukankah tentang kepercayaan? Cinta kasih? Saling menghargai dan tidak mementingkan ego sendiri,! Apa yg membuat pasangan tak bahagia dngan pernikahan mereka? Saya serasa konyol setelah menonton nya, tapi juga berpikir pernikahan atas dasar cinta, tp bagaimana mereka menumbuhkan dan merawat cinta itulah yg gagal.

    -dan terakhir! Karna saya penggemar Rani Mukerjee😀 entah knp saya slalu suka film2 nya dengan peran apa saja RM selalu memukau meski tdk terlalu cantik. Totalitas akting nya bener2 bikin betah nonton film yg dibintangi nya

    Akhir kata, terimakasih maaf kepanjangan komen nya hihihihihi

    1. Wuah thank you ya untuk pendapatnya tentang KANK… Setuju deh yang bagian dialog, menarik untuk disimak saya akui hehehe tapi bagian chemistry hmm ceritanya saja saya tidak nikmati dengan baik mulai dr lokasi syuting di USA aja sudah mengganggu sampai dandanan emak-emak Preity Zinta itu. Kalau Rani Mukherjee emang keren apalagi kalau main film tema thriller (y)

  2. Syalie

    Aku gak pernah nonton KANK, jadi gak bisa komen, tapi I love love love Fanaa, walaupun aku bagian dari SRKajol community tapi gak bisa dipungkiri kalau chemistry antara Kajol dan Aamir adalah saingan terberat SRKajol.
    Chemistry SRKajol on-screen sampai sekarang baru sampai ke level “lovers” (they might be eternal lovers, sigh..) tapi chemistry antara Kajol dan Aamir di Fanaa begitu intimate dan mature (susah dijelaskan tapi pastinya beyond lovers) mungkin karena tuntutan script dimana SRKajol selalu di level “lovers” sedangkan Aamir-Kajol merefleksikan cinta mendalam antara 2 pasangan hidup yang terpisah, makanya SRK cemburu banget sama Aamir karena film Fanaa ini, Kajol pernah bilang di salah satu interview di KWK bahwa “SRK is majorly pissed up with me even though he not showing it” gara2 Kajol comeback dengan Aamir instead of dengan SRK di film yang KJo buat dengan bayangan bakal diperankan oleh SRK dan Kajol dan I don’t blame him, who wouldn’t jealous kalau melihat kemesraan Aamir dan Kajol di Fanaa ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s