dramacowa : Heard It Through The Grapevine Episode 5 dan 6

Ijinkan saya ketawa dulu. Siapa yang sudi mendengar ketawa keras saya karena menonton Heard It Through The Grapevine episode 5 dan 6? Yang sukarela soalnya saya tidak punya uang HAHAHAHAHAHAHAHA *ketawa benaran*

Bak orang patah hati orang tua In Sang menangisi diri mereka sendiri pasca kejadian kantor pernikahan nan memalukan itu. Nasi sudah menjadi bubur, orang tua In Sang mulai memberitahu kerabat mereka perihal kehadiran cucu lelaki baru bernama Han Jin Young. Gerak Seo Bom dan Han In Sang sebagai orang tua pun mulai dibatasi.

Paling terkesan waktu orang tua In Sang menengok cucu mereka untuk pertama kalinya. Anak bayi memang ajaib sehingga orang tua In Sang takluk dengan mudah oleh keimutan Han Jin Young. Saya terharu melihat orang tua In Sang tampak menyayangi Jin Young tapi sempat-sempatnya juga saya berharap orang tua In Sang dipipisin sama adek bayi tapi yang kesampaian justru dikentutin kalau tidak salah. HAHAHAHAHAHAHAHA orang tua In Sang tutup hidung bahkan ayah sampai mengeluh kenapa buang anginnya tidak diatur jadi si bayi jangan buang angin kalau digendong mereka. Aduh bapak -_-

Seo Bom menjadi nyonya muda dan mulai mengikuti peraturan hidup di keluarga Han In Sang. Pakai baju bagus dan harus pasang senyum (bodo amat senyum asli atau palsu) kalau menyapa tamu. Kerabat Choi Yun Hee yang 3 orang itu datang kerumahnya sambil mengucapkan selamat atas kelahiran cucu pertama. Seo Bom datang menyapa dan sempat-sempatnya kemampuan bahasa Inggris Seo Bom diuji (In Sang Seo Bom kenalan di debat Bahasa Inggris, ciyeee). Seo Bom lolos tes itu dengan baik dan entah kenapa posisi nyonya utama mulai goyah. Eaaa apakah Choi Yun Hee akan merasa bahwa Seo Bom menjadi penyaingnya di Heard It Through The Grapevine mendatang? Tunggu saja

Berhubung Seo Bom dan In Sang telah menjadi suami istri, ibu berinisiatif mengundang keluarga Seo Bom sarapan bersama. Ayah dan Ibu Seo Bom datang berusaha sesopan mungkin didepan orang tua In Sang. Sarapan itu tentu punya maksud seperti rencana B dari permintaan memorandum yang gagal. Ayah ibu In Sang memberitahu bahwa Seo Bom dan kakaknya akan menjadi tanggung jawab mereka tapi ayah ibu Seo Bom harus tinggal di pedesaan. Tidak tahan mendengar permintaan orang tuanya, In Sang memotong pembicaran 2 keluarga membuat ayah naik pitam dengan melempar meja makannya. Bermaksud menghajar In Sang, ayah In Sang yang berusaha melompat justru kesakitan dibagian itunya. KACAU, para pelayan bahkan ayah Seo Bom turun tangan untuk menenangkan ayah In Sang. Guys, pastikan bahwa kekacauan ini bukan mimpi atau khayalan salah satu tokohnya. No preview.

Dari episode 1 sampai 6 rumah In Sang yang besar itu seperti rumah hantu tapi baru di episode 6 lah suasana rumah hantu benar-benar terasa. Heard It Through The Grapevine adalah juaranya background musik, suasana horror jadi menonjol yang jatuhnya sarapan bersama terasa sangat menegangkan. Saya takut ayah ibu Seo Bom gagal jaim dan takut ayah ibu In Sang kelepasan jaimnya. Tidak butuh waktu lama agar suasana horror bertahan karena selanjutnya diceritakan ayah Seo Bom izin ke kamar mandi diantar In Sang saat ibu Seo Bom tengah melihat adek bayi bersama Seo Bom. In Sang meninggalkan ayah Seo Bom jadi ayah Seo Bom kebingungan untuk ke kamar adek bayi sehingga ayah Seo Bom tersesat di kamar ibu In Sang. HAHAHAHAHA serius ibu In Sang kaget adalah ketawa saya paling besar selama menonton Heard It Through The Grapevine. Adegan memalukan cuma ya benar-benar lucu :v

Kelucuan tidak hanya sampai disitu dan ini paling mengagetkan sebab saya tidak menduga ayah In Sang lepas kontrol. Dimulai dari ayah yang diam-diam menemui Jin Young ditengah malam sampai ketidak-mampuan untuk mempertahankan martabatnya didepan orang tua Seo Bom. Entah cara apa lagi yang digunakan orang tua Seo Bom karena tampaknya kelakuan asli orang tua In Sang akan menjadi rahasia umum. Seperti judul drama ini, para pelayannya, kerabat Choi Yun Hee dan pegawai Ha Jung Hoo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s