Saraswatichandra Kepo

Selamatkan aku dari ketidakberdayaan
Kewajiban membelengguku
Kepercayaan melemahkanku
Aku lengah sebelum kusadari bahwa kau mengarahkan pisau diujung leherku

Belum cukup sampai disitu kau menebar api
Kuyakin api ini bukan api cinta sebab kau tidak menyukaiku
Ini merupakan api yang jauh lebih ramah, api yang mengharapkan kematianku bukan penderitaanku
Tapi relakah aku mati dalam apimu seperti ini?
Tidak… Tidak akan…

Api ada untuk air
Air ada untuk semua mahluk bumi
Air ini keruh tapi mengebalkan tubuhku dari jilatan api
Air yang indah dan oh ternyata jernih
Maaf karena aku kau menjadi keruh
Mari kita tinggalkan neraka ini sekarang
Meskipun neraka akan mengejar kita aku masih punya celurit yang mampu melawan pisau itu~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s