dramacowa : The Lover Episode 2

Piyeee yah…
Setidaknya kadar dewasa pada episode 2 The Lover tidak sekental episode 1 nya buat saya ya… Tapi untuk membahas drama ini keseluruhan tetap saja AWKWARD!!!

Main couple The Lover menunjukkan sisi lain mereka seperti kumpul kumpul sampah dan yang buat saya paling menyebalkan ketika mereka makan ramen. Doo Ri menyukai ramen dengan bumbu kuat sedangkan Do Si tidak menyukai hal tersebut dan menumpahkan banyak air ke ramen nya. Tidak terpikirkan untuk memisahkan ramen masing-masing, begitu terus begitu terus hingga ramen tersebut berakhir ke pembuangan.
Couple Noona Dongsaeng ada ketika adik perempuan Young Joon yang kurang ajar datang ke apartemen mereka. Noona juga adik Young Joon bercakap dan percakapan beda usia itu menjadi ajang bagi noona untuk benar-benar terlihat tua sekaligus bahan tertawaan bagi Young Joon bersama adiknya.

Couple pusat perhatian ini menolong tensi lucu 2 couple sebelumnya yang kurang begitu terbangun. Seperti biasa perbedaan bahasa adalah ruang melucu untuk keduanya yang kelucuan itu sebenarnya sudah ada jika melihat 2 orang ini sama-sama pria. Mendapati Joon Jae menonton jav (film porno Jepang) yang sebenarnya tidak dia sengaja, Takuya berinisiatif mengajari Joon Jae bahasa Jepang lewat jav. Yahhh pasangan aneh.
Untuk pasangan lain belum terlalu terekspos, mereka akan dapat giliran juga kok.

Berkurangnya kadar dewasa bila dibandingkan apa yang terjadi di episode 1 membuat saya merasa episode 2 The Lover ini ikut berkurang lucunya. Seperti Do Si Doo Ri meskipun begitu saya menaruh ketertarikan pada mereka. Saya menyukai chemistry Jung Joon Young dan Choi Yeo Jin, Joon Young dengan tubuh kerempeng ditambah tingkah kocak yang tidak saya sangka Jung Joon Young mampu memainkannya dengan baik sangat membantu Choi Yeo Jin. Masih kepikiran sama Johnson hehehe. Jung Joon Young ini sama kayak Takuya, mereka idol yang tepat berakting di The Lover.

Biasanya drama komedi tidaklah ambisius dengan namanya konflik. Bau-baunya The Lover pun akan seperti itu apalagi melihat gaya komedi The Lover banyak menggunakan kesalahan ucap hingga berarti lain dipakai para tokoh. Hal-hal seperti ini tidak begitu ramah dengan penonton Internasional kan? Semoga kedepannya The Lover bisa total dalam menyajikan komedi juga tidak lebay menampilkan unsur 19 itu sendiri. Halahhhh *kabur*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s