Reza : Mungkin Ini Sudah Takdir Dari Ilahi

Talent Search D’Academy 2 sukses membuat hampir semua penontonnya emosi jiwa termasuk saya. Out nya Endah membuat saya pasrah dengan apa yang akan dialami jagoan saya si kalem Reza. Biarlah kontes ini berjalan out tidak out nya Reza saya sudah pasrah dengan segalanya. Lagipula saya yakin Reza sudah dewasa matang pribadinya dan paling penting Reza tidak terkesan ambisius untuk menjadi juara D’Academy 2.

Kini tiba saatnya 2 hari paling krusial sebab pasca tersenggolnya Endah dan di 2 hari itu Reza kembali tampil memenuhi kewajibannya sebagai finalis. Di hari pertama Reza menyanyikan lagu request dari Upil berjudul Tabah milik Dayu AG. Saya tahu Dayu AG tapi Tabah ini lagu yang mana? Dengan pakaian ala Direktur Perusahaan Gagal Kaya (karena Reza kurus) Reza menyanyikan lagu Tabah sambil saya komat kamit baca Al Fatihah depan TV. Wah ternyata ini ya lagu Tabah sebuah lagu yang rupanya tidak asing lagi sebab di saat kecil saya paling suka part “MUNGKIN INI SUDAH TAKDIR DARI ILAHI” hehehe. Sebagai fans Reza saya agak takut Reza menyanyikan lagu Dangdut Klasik seperti ini ya maklumlah karakter suara Reza anti mainstream untuk genre dangdut. Syukurlah Reza mampu membawakan lagu Tabah dengan baik sebab memenuhi kriteria bagaimana bernyanyi baik dan benar a la Reza, 1) Penghayatan lagu keren 2) Membuat lagu berbeda dari versi aslinya 3) selalu tersenyum🙂
Upil mengoreksi Reza salah lirik diawal lagu yang sebenarnya “Apa Aku Salah” tapi Reza menyebutkannya “Apakah Aku Salah”. Kalau ini sih sebenarnya pengaruh dari vokal berat Reza sendiri, vokal berat milik Reza sesungguhnya mahal tapi bukan berarti tidak beresiko dan resiko itu adalah Reza jadi sangat kurang dalam artikulasi. Bahkan Reza mengakui kalau dia keseret menyebutkan “Apakah”, yo wes lah saya sudah pasrah jadi terimakasih ya Bang Ipul atas request kerennya. Saya pun akhirnya tahu lagu childhood ini berjudul Tabah dan saya mencintai Reza menyanyikan Tabah.

Di hari kedua Reza mendapat tugas menyanyikan lagu Untuk Bungamu milik Mashabi, sebuah lagu Melayu berirama renyah. Berpakaian tema sama seperti kemarin (direktur perusahaan gagal kaya) Reza mengeksekusi Untuk Bungamu cukup baik. Pemandangan yang menyita perhatian saya ialah keberadaan tasbih di mikrofon Reza dan saat Reza melakukan kiss bye❤ untuk para penonton studio bukan ke arah kamera😦. Overall Reza keren, berkharisma dan selalu indah❤

Saya pribadi pasrah jika Reza out tidak masuk 6 besar dan rupanya punchline "Mungkin Ini Sudah Takdir Dari Ilahi" kembali bermain sehingga minggu depan kita masih bisa melihat Reza serta senyum kalem kharismatik yang Insya Allah melegenda. Apa yang terjadi pada Dangdut Academy 2 seperti faktor bias, kedaerahan atau shit shit lainnya membuat saya tidak berharap banyak akan kehadiran Reza di Grand Final DA2. Kalau Reza jadi juara 1 DA2 syukur Alhamdulillah Allahu Akbar Mungkin Ini Sudah Takdir Ilahi. Disisi lain saya kagum dengan lumbung SMS Reza sebab setahu saya tidak seperti 6 besar DA2 lain tidak ada turut campur instansi pejabat didalam dukungan Reza. Walau saya sempat meminta Ridwan Kamil untuk memberi supportnya pada Reza, yo wes lah ini artinya Reza di SMS bukan hanya orang Bandung saja tapi seluruh Indonesia sebab Reza milik Indonesia khususnya saya *Takeshi Kaneshiro amnesia*.

Yang menarik tentang Reza ada pada intro video miliknya sebelum tampil menyanyikan Tabah, Reza mengaku punya cita-cita menjadi Dokter tapi karena mengidolakan Mawar AFI Reza mulai banting setir dan mengikuti berbagai macam talent search hingga tibalah dia di pelabuhan terakhir (Amien) yaitu DA2. Yah, "Dokter" dan "Mawar AFI" adalah hal yang bertolak belakang dengan saya, saya rasa saya tidak pernah menyebutkan cita-cita sebagai dokter dan saya menonton AFI 1 dengan tidak menyukai Mawar AFI hehehe. Selain itu usai menyanyi Tabah sahabat-sahabat Reza dihadirkan yang salah satunya adalah Yayat DA2. Setahu saya di asrama Reza paling dekat dengan Yayat dan Irwansah, 2 kontestan DA2 yang juga saya tidak suka. Saya salut Reza bukan tipe pemilih teman dan saya salut dengan teman-temannya yang sangat menyayangi Reza, perbedaan saya dan Reza makin menguatkan rasa cinta terhadap Reza menandakan dia layak menjadi idola saya. Yang terbaik untukmu, Reza🙂

2 pemikiran pada “Reza : Mungkin Ini Sudah Takdir Dari Ilahi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s