FanFiction : REvi Fantasy ~ Berakhir di Indonesia

Menjelang turunnya pesawat dari Turki ke Indonesia. Evi melirik Reza yang tertidur, kepala Reza bersandar dibahu Evi membuat Evi tersenyum malu. Evi memberanikan diri mengusap rambut dan pipi Reza bak ibu yang menidurkan anaknya, Reza bangun dan Evi menghentikan aktivitasnya.

“Hah bagus kamu sudah bangun, 30 menit lagi kita akan tiba” ujar Evi menahan gugupnya

“Kenapa gugup? Kamu lelah?” Reza menggoda Evi, kembali Evi menahan senyumnya

“Karena aku sudah memakai bahumu, sini mendekatlah Vi” Reza menekan kepala Evi untuk bersandar dibahunya

“Makasih Za” sahut Evi pelan dan memejamkan matanya. Saat rambut Evi menutupi sebagian wajahnya dengan sigap Reza menautkan rambut Evi ke telinga si gadis. Evi yang sekedar memejamkan mata kembali merasakan betapa kuat debaran jantungnya.

~~~

30 menit kemudian Reza dan Evi sudah turun dari pesawat. Reza menarik tangan Evi untuk digenggamnya, dengan ceria Reza menggandengnya

“Bersiaplah kita akan ke Bandung” sahut Reza sangat ceria

“Tapi Za.. Aku belum siap bertemu orang tuamu” akhirnya Evi jujur

“Ah, di Turki aku sudah bilang ke orang tuaku lewat telfon kalau aku akan membawamu ke rumah” Reza tersenyum Evi menghela nafas

Tangan mereka sudah tidak bergenggaman lagi, Reza dan Evi menuju pintu keluar bandara. Badan Evi langsung gemetar melihat di ruang tunggu penjemput Evi melihat ada Paman Ayah dan Ibu nya. Evi berusaha bersembunyi tapi Ibu langsung melihat keberadaan Evi di samping Reza.

“Anak itu… Disana” Ibu menunjuk, Paman dan Ayah Evi pun langsung menemukannya

Ibu bergegas menarik sebelah tangan Evi dan refleks Reza menahannya dengan menggenggam tangan sebelah Evi. Ibu terkejut.

“Saya ibunya yang melahirkannya. Kenapa kamu menarik tangan anak saya? Kamu siapa?” Ibu melihat sinis ke arah Reza dan Reza langsung mengingat mata sinis Endah yang menyakitinya

“Ada hubungan apa kamu dengan anak saya? Kalau tidak ada.. LEPASKAN” dengan sekali hentakan Ibu menarik Evi yang menjauh dari tempat Reza berdiri. Reza terhenyak dan mengejar Evi

“Aku…. AKU CINTA SAMA ANAK IBU” Reza menekan perkataannya dan Evi menangis

“Cinta? Enak saja cinta. Dia sudah punya tunangan” ibu Evi berkata sinis dan tanpa disadari paman Evi menjauhkan Reza dari Evi bahkan meninju Reza. Hidung Reza mengeluarkan darah, pandangan Reza mengabur melihat Evi yang dibawa 3 keluarganya. Reza berusaha mengejar tapi kakinya keram hingga dilihatnya Evi naik ke mobil dengan wajah penuh mimik penderitaan. Lagi-lagi Reza bahkan tidak mampu mempertahankan Evi, Reza pingsan.

~~~

4 Bulan Kemudian

Reza kembali melanjutkan kuliahnya yang tertunda. Reza merapikan kopernya sebab Reza sudah tiba di Makassar untuk urusan kuliah. Tentu bukan masalah kuliah yang membuatnya sesemangat ini melainkan keinginan menggebu-gebu untuk segera bertemu Evi. Reza selalu ingin ke Makassar bertemu Evi tapi orang tua Reza melarang sebab Evi sudah punya tunangan menurut cerita Reza mengapa Reza pulang sendirian ke Bandung tanpa Evi. Akhirnya Reza bisa ke Makassar walaupun untuk keperluan kuliah.

Reza memutuskan keluar dari hotel yang ditempatinya berniat mencari informasi dari mana saja bagaimana cara agar Reza bisa ke Masamba. Di pintu utama hotel Reza kaget melihat seorang wanita dengan penampilan mewah didepannya juga ikut terhenyak, itu Evi.

“Mohon tinggalkan kami berdua. Kamu tidak usah memberitahu Bapak biar saya sendiri yang memberitahunya nanti” sahut Evi ke arah pengawalnya. Reza semakin terkejut.

~~~

Evi mengingat apa yang terjadi setelah dia dari Turki penuh kekacauan, dalam hati kecilnya dia tidak mau menjadi penyanyi electone lagi dan sekarang dia resmi menjadi istri pejabat itu. Walaupun hanya istri ke-8, Evi cukup bahagia manakala pejabat itu ternyata baik pada dirinya dan memberikan saham hotel ini atas nama Evi. Bahkan pejabat itu sering berseloroh jika Evi berhak berhubungan dengan lelaki lain karena dirinya juga punya banyak istri. Meski Evi kadang ketakutan karena Evi tahu kekayaan suaminya berasal dari mana Evi mencoba tegar.

“Jangan salahkan dirimu atas kejadian ini Za. Anggap saja takdir” Evi memulai percakapan. Mereka berdua ada di rooftop hotel duduk memandang luasnya kota Makassar.

“Lagipula keluargaku tidak membenciku lagi setelah aku menikah dengan dia” Evi mencoba tersenyum tegar

“Maafkan aku Vi, aku tidak bisa mempertahankanmu waktu itu. Aku memang pengecut, aku tidak mengakui rasa cintaku padamu…” Reza berkaca-kaca

“Jangan teruskan. Aku juga sama, aku juga begitu tidak mengakui perasaan ini padamu. Mungkin kita tidak berjodoh” air mata Evi jatuh dan Evi mengusapnya sendiri.

“Sukses ya untuk kuliahmu. Rencananya aku dan dia akan ke Bandung Januari nanti, kita bisa bertemu kan?” Reza mengangguk merespon pertanyaan Evi.

Saat Evi meninggalkan atap Reza menarik tangan Evi dan mendekap Evi sambil berbisik
“Kalau kita bukan jodoh kita masih bisa jadi teman kan?” Mereka tertawa lepas😀

2 pemikiran pada “FanFiction : REvi Fantasy ~ Berakhir di Indonesia

  1. cloudiskagyu

    ya Allah endingnya. bikin galau. huhuhu kirain bakal gimana gitu huhuhu. ditunggulah ff berikutnya
    .. terserah mau sapa aja castnya. aku suka tulisanmu evi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s