FanFiction : Indah Terendah – Part 4 (END)

“Mana koperku? Mana kunci kamarku?” wajah Endah yang semula penuh senyum berubah menjadi kusut

Endah mulai putus asa dan Endah didatangi pegawai hotel yang membawa sebuah kunci kamar.

“Permisi, benar ini Nona Endah?” tanya si pegawai hotel dengan ramah

“Iya betul. Ada apa?” Endah sumringah melihat kunci di tangan si pegawai

“Ikut saya. Saya akan menunjukkan letak kamar anda” buru-buru Endah mengikuti pegawai hotel. Saat mereka tiba di kamar Endah, si pegawai hotel pamit pergi.

Endah masuk ke kamar hotel dan menguncinya. Endah melihat koper miliknya berada di kamar dan saat Endah akan mendekati kopernya Endah kaget menemukan Reza duduk sambil menahan senyum. Endah terpaku, keduanya saling menatap tajam dalam diam.

“Oke, tugasmu jelaskan padaku kenapa kau bisa ada disini. Aku yakin penjelasanmu akan panjang lebar jadi aku janji tidak akan menyelanya. Dimulai dari sekarang” sahut Endah sambil menghela nafasnya

“Duduklah disini. Mau ku ambilkan air?” tanya Reza santai

“Kubilang jelaskan!” Endah setengah berteriak dan Reza pun diam.

~~~

“Sebelumnya maaf. Bukannya riya tapi hotel ini adalah hotel milik kakekku. Maaf karena aku tidak memberitahumu latar belakangku sebenarnya padahal kita berdua telah saling mengenal sejak kau menjadi seniorku. Sekali lagi maaf aku tidak bisa berbuat apa-apa atas perlakuan pamanku mengenai proyek 1 Milyar itu, aku paham kau pun menggunakan uang pribadi untuk mensukseskan proyek itu jadi kumohon maafkan aku karena sepertinya aku menipu” ucap Reza serius

“Kau tahu apa yang aku pikirkan sekarang? Aku kecewa padamu tapi aku mengerti perasaanmu. Oke aku maafkan dan kuharap kau tidak menyembunyikan apapun lagi sekarang ini. Keluarlah dari kamarku, aku ingin istirahat” respon Endah dan beranjak dari duduknya

“Kau pasti lelah. Bersiaplah nanti malam, kau akan kukenalkan dengan kakekku” Reza meninggalkan kamar Endah sementara Endah melihat Bali dari jendela kamarnya. Endah mengatur nafas pasrah.

~~~

Pintu kamar Endah diketuk lalu masuklah pegawai hotel dan tim make up mengagetkan Endah.

“Permisi Nona Endah. Tuan Reza meminta kami mendandanimu untuk menghadiri ulang tahun Komisaris. Tidak lupa kami membawa gaun, pilihlah yang Nona suka” dengan ramah pelayan menjelaskan dan Endah kembali pasrah

Akhirnya Endah selesai berdandan. Endah berjalan menuju tempat pesta bersama para pelayan dengan gaun pink pastel bercorak putih. Tidak lama kemudian terlihat Reza yang menunggu, Reza mengenakan jas kotak-kotak berwarna kuning tengah duduk meminum jusnya.

“Bagaimana? Kau suka?” sapa Endah yang seketika Reza menengok dan melihat takjub

“Seniorku, kau cantik sekali” Reza spontan berdiri mengagumi Endah

“Tidak usah berlebihan, panggil aku Endah saja” Endah menyilangkan tangannya dan Reza tersenyum

Tidak jauh dari tempat Reza Endah berdiri para staf yang bertanggung jawab atas acara ulang tahun bos mereka nampak panik.

“Apa? Evi Masamba masih di Surabaya? Hei gila acaranya malam ini” yang berbicara di telfon sampai berkeringat dingin. Reza bersama Endah datang menghampiri mereka.

“Ada apa ini? Kenapa semua panik?” tanya Reza

“Maaf Tuan, salah satu pengisi acara ulang tahun Komisaris tidak bisa datang. Ternyata pesawatnya delay” sahut pegawai sambil menyeka keringatnya

“Lalu kenapa tidak cari yang lain? Kebetulan senior di samping ku ini bisa menyanyi” Reza menoleh ke arah Endah dan Endah refleks mencubit Reza tapi Reza tidak peduli

“Memangnya malam ini lagu apa yang dibawakan?” Reza kembali bertanya

“Endless Love” jawab salah staff

“Itu lagu duet kan? Maaf aku tidak bisa” Endah menggeleng

“Tidak.. Kau bisa Endah. Malam ini kau akan berduet denganku” yakin Reza sambil menggenggam erat tangan Endah menenangkannya.

~~~

Pesta ulang tahun Kakek berlangsung meriah dan diakhir acara Endah Reza naik ke panggung membawakan lagu Endless Love. Kakek bersorak gembira menyadari cucunya bernyanyi. Penonton larut dalam duet romantis mereka begitu pula Reza Endah terus berpegangan tangan. Usai berduet para tamu memberikan standing ovation termasuk para staff dan chef yang kaget melihat Endah bersama cucu Komisaris. Kakek naik ke atas panggung.

“Saudara-saudara sekalian perkenalkan cucu saya Reza yang akan menjadi Pewaris Tunggal Hotel ini. Dan wanita luar biasa disampingnya adalah calon istri cucu saya” Kakek bergembira dan para tamu bersorak. Reza dan Endah tertunduk malu.

“Endah.. Dia kakekku” bisik Reza dan Endah lemas

“Apa yang kau katakan pada kakekmu sampai beliau berani menyebutku calon istrimu?” Endah tidak percaya

“Memangnya kau tidak mau menjadi istriku?” goda Reza

“Itu..” Endah termenung

“Atau aku harus melamarmu di panggung ini sekarang juga agar kau percaya?” Reza mendekatkan bibirnya di telinga Endah dan mengecup pipi Endah sekilas

“Diam berarti iya. I love you and you love me too” bisik Reza berat dan Reza menyimpulkan jarinya di jari Endah yang penuh keringat.

~END^^~

2 pemikiran pada “FanFiction : Indah Terendah – Part 4 (END)

  1. Haaaaa ini mah korea bngt! Hahahaha
    Berharap ditengah2 acara Evi masamba dtg selaku mantan pacar Reza! Apalagi ditambah ada danang!
    Ga ada niat bkin ff danang evi nih? Saya suka chemistry mreka :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s