Reza dan Hikmah Dangdut Academy 2


sumber : liputan6dotcom

D’Academy 2 resmi berakhir beberapa hari menjelang Ramadan. Intinya kita harus memetik sebuah hikmah, jauh lebih bersabar dan meninggalkan aura persaingan sengit antar idola masing-masing. Sebab persaingan sesungguhnya kini telah dimulai, idola kita akan merasakan jatuh bangunnya dunia hiburan. Semoga karir mereka semua seperti yang kita harapkan, sukses dan mampu mengangkat derajat dangdut jadi lebih tinggi lagi.

Selamat kepada Evi Masamba yang berhasil menyabet gelar Juara 1 Dangdut Academy 2. Evi telah meraih rejekinya, menjadi peserta wildcard dan win win solution itulah yang mampu menjadi titik balik kekuatan Evi dalam SMS. Begitu pula Danang Banyuwangi sang juara 2 D’Academy 2, semangatnya begitu gigih sampai mengikuti audisi talent search sebanyak 8 kali dan akhirnya mampu meraih kesuksesan di D’Academy 2. Selamat atas keduanya, tahniah tahniah. Dan semoga fans keduanya tidak meninggalkan mereka karena fans harus selalu ada pada masa sekarang ini, masa-masa memudarnya fanatik pada sebuah talent search. Sebagai fans Reza itulah yang sedang saya pikirkan sekarang, bagaimana agar saya tetap setia bersama Reza tidak meninggalkannya dan selalu mendukung penuh karya-karya terbaru Reza. Bagaimana saya harus menjadi fans yang bertindak bukannya meringkuk dibalik sosial media.

Masa lalu dan masa kini benar-benar banyak perbedaannya. Masa lalu orang tua saya rutin mendengarkan lagu dangdut dari berbagai jenis penyanyi, masa lalu dangdut klasik punya peran penting dalam industri musik Indonesia. Kualitas penyanyi maupun lagu dangdut di masa lalu semuanya jempolan, mereka beruntung berkarya dengan baik dimana cara membeli karya-karya mereka pun harus melalui toko kaset. Lalu kini, namanya juga masa kini penyanyi dangdut banyak didominasi wanita mengandalkan goyangan dan syair aneh-aneh. Dangdut seakan kehilangan derajatnya, cengkok halus dan macam-macam syair puitis semuanya musnah. Belum lagi yang namanya pembajakan hilir mudik sana sini seakan menyindir kualitas minus standar dangdut masa kini. Jebolan talent search dangdut diharapkan mampu me regenerasi dangdut setidaknya menyeimbangi kualitas dangdut klasik dan mari kita semua amien untuk ini🙂

Kecil kemungkinan jika dangdut klasik akan berjaya kembali pada jaman sekarang ini. Bahkan ada pedangdut jaman klasik yang harus ikut arus agar tetap eksis di dunia dangdut ibukota. Maka dari itu pada jaman semacam sekarang kalau mau dangdut setara dengan genre musik lainnya mungkin semua akan setuju jika kita butuh sosok biduan berkualitas dengan cita rasa modern. Bahkan Rhoma Irama saat mengeluarkan Sonet2 Band beliau menyebutkan Revolusi Dangdut yakni bagaimana cara agar dangdut bisa digemari pemuda masa kini yaitu dengan membuat dangdut bercitarasa modern. Saya langsung sumringah karena saya sangat merasa bahwa idola saya bernama Reza itu merupakan perwujudan nyata nan mumpuni dari yang namanya me modern kan dangdut. RizkiRidho juga begitu tapi saya bukan fans mereka jadi saya akan memuja Reza habis-habisan kali ini. Maaf jika berlebihan, maklum namanya juga fans -_-

Setiap hari rasa kagum saya terhadap Reza kian bertambah. Saya selalu berpikir kenapa Reza memilih menapaki jalur dangdut sementara dirinya sendiri juga mumpuni genre musik lain terutama Pop? Dugaan saya karena Reza ingin membuat cengkok Arabnya menjadi khas dan apakah cengkok Arab cukup berguna pada lagu Pop? Belum lagi dibalik cengkok Arab itu ada sosok yang menjadi panutannya Reza yakni Sang Kakek. Jadilah Reza menapaki jalur dangdut secara serius dengan mengikuti talent search Dangdut Academy 2. Disini saya sangat mengapresiasi Reza bahkan untuk memasuki dunia dangdut Reza tidak tanggung-tanggung, Reza bahkan sudah punya goyangan khas sendiri yang sayangnya belum diberi nama. Apalagi yang kurang?
Dan saya yakin kepiawaian Reza menyanyikan berbagai genre lagu mampu membuat lagu dangdutnya nanti jadi terkesan modern namun tidak meninggalkan nuansa klasik dengan kejam. Mengenakkan lagu, improvisasi khas, suara tebal memikat lalu apalagi yang kurang? Mungkin ada hal hal yang saya ingin sekali Reza mendapatkannya sekarang ini, saya ingin Reza mendapatkan manager yang baik yang setia mengurusnya, saya ingin Reza belajar memainkan alat musik mungkin seperti piano dan yang terpenting Reza menjaga kesehatannya agar tetap prima.

Hei siapa itu yang berani mengatakan tampangnya Reza tidak ganteng? Yakin Reza tidak ganteng?


sumber : @yuliapujia

*kemudian hati Takeshi hancur berkeping-keping*

6 pemikiran pada “Reza dan Hikmah Dangdut Academy 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s