Standar Perempuan Miskin dalam Serial TV

Ini kembali menarik perhatian saya. Selama mengikuti Ospek saya merasa berbeda sendirian bila dibandingkan dengan Mahasiswa Baru lainnya selain faktor usia. Saya merasa berbeda dari cara mereka berpakaian, apa yang mereka punya dan mereka cenderung ekspresif. Saya berbanding terbalik dari mereka kebanyakan sebab saya pendiam, barang-barang mereka tidak seperti punya saya dan ada bahasa mereka yang saya tidak mengerti. Jika saja remaja-remaja maba di sekeliling saya ini sudah termasuk standar perempuan trendy yang cenderung kaya, lalu bagaimana dengan standar perempuan kurang berkecukupan atau kasarnya miskin itu sendiri? Setelah diingat-ingat, tiap negara lewat serial TV nya punya standar perempuan miskin masing-masing. Kalau dari Korea ambil contoh Cha Eun Sang The Heirs.

Korea Selatan adalah negara maju jadi wajar saja penampilan Eun Sang terlalu trendy untuk disebut sebagai wanita miskin. Tetapi saya tidak bisa tidak mengakui bahwa ke-trendy-an Eun Sang terkadang membuat saya risih, Eun Sang bekerja sebagai pelayan kafe, ibunya pembantu rumah tangga seorang chaebol tapi tetap saja Eun Sang mendapat predikat miskin apalagi setelah Eun Sang memasuki SMA nya Kim Tan. Padahal Eun Sang berpakaian bagus, ponselnya bagus bahkan berganti-ganti sepatu tiap ke sekolah. Saya sih merasa kalau ada yang seperti Eun Sang di Indonesia, standarnya sudah termasuk berada.

Sebenarnya artikel ini ditulis bukan karena Cha Eun Sang dan “kekayaannya” tapi karena ada sesuatu yang sangat menarik saya temukan ketika menyaksikan serial TV Turki di Indonesia bertajuk Elif. Ah kalian tidak kekinian jika tidak tahu Elif, saya saja yang bukan penonton Elif tahu sama Paman Selim walaupun cuma tahu Paman Selim doang hahahahaha.

Adalah Zeynep. Ada satu episode dimana Zeynep menunggui ibu tirinya Melek di ruang operasi setelah Melek terlibat kecelakaan. Operasi berjalan sukses sebab ada pendonor darah dan yang menarik perhatian saya setelah operasi berjalan lancar Zeynep mengangkat telefon dan kalian tahu ponselnya Zeynep seperti apa?

Saya familiar dengan ponsel seperti itu sebab saya sempat menolak waktu orang tua berniat membelikan saya ponsel bertipe sama dengan milik Zeynep. Yang jelas nokia, layarnya kuning sampai saya sempat menanyakan pada sepupu saya yang suka menonton Elif “Sinetron ini setting tahun berapa?”. Yang menelfon Zeynep adalah Paman Selim dan pertanyaan saya seketika terjawab begitu saya melihat sendiri Ponsel Paman Selim bertipe Android. Sepupu saya langsung memberitahu kenapa ponsel Zeynep sangat jadul seperti itu sebab Zeynep adalah perempuan miskin. Sangat kontras dengan Cha Eun Sang kan? Lalu pertanyaannya, Turki itu Negara Maju atau Negara Berkembang?

2 pemikiran pada “Standar Perempuan Miskin dalam Serial TV

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s