Nostalgia The Great Queen of Seondeok

QSD

Dengan mempertimbangkan segala kekurangannya, Drama Korea The Great Queen of Seondeok masih menjadi yang favorit bagi saya. Drama ini unggul dari segi kenangan bahkan ketertarikan saya terhadap drama sageuk pun bermula dari sini. Waktu lagi ranum-ranumnya drama ini di tahun 2010, saya belum membuat blog jadi saya belum pernah berkesempatan menuliskan tentang drama ini. Jadi ya mumpung dalam rangka nostalgia…

Nagdo Deokman

Pernahkah Indosiar menayangkan drama Korea ketika drama Korea tersebut masih tayang di negara asalnya? Ya QSD mungkin saja menjadi yang pertama dalam hal itu. Pertama atau tidak, ini menandakan betapa QSD termasuk drama yang sukses di Korea dan sesuai harapan QSD juga turut sukses di Indonesia. Entah berapa rating yang diperoleh Indosiar ketika menayangkannya, yang jelas QSD melanjutkan K-drama Wave di Indonesia setelah BBF. Ini bisa dilihat jelas betapa banyaknya perempuan yang fanatik Kim Nam Gil kala itu. Heheheh saya tidak termasuk salah satunya kok, saya hanya sebatas mengagumi bahwa Bidam itu keren. Kalaupun saya pernah kedapatan fanatik Kim Nam Gil, itu karena saya ikut-ikutan dengan yang lain hahahahaha.

qsd lel

Oh ya, saya shipper Kim Yu Shin dan Deokman loh. Bahkan username pertama saya di twitter itu Evi_Shindeok96 hahahaha sampai saya masih ingat pernah beberapa kali diledek teman karena username yang katanya terlalu panjang dan weirdo. Kenapa bisa jadi Shindeok shipper? Kalau dipikir-pikir saya memang paling suka QSD ketika Deokman masih menyamar menjadi Nangdo dan Kim Yu Shin sebagai hwarangnya.Banyak momen manis nan seru terutama ketika Deokman Yushin kabur yang berujung pada pertemuan pertama mereka dengan Bidam. Kim Yu Shin orangnya kikuk pun jatuh cinta pada Deokman dan Deokman berbalik jatuh cinta pada pelindungnya itu. Lantas kisah mereka akhirnya berakhir lantaran Deokman memilih memperjuangkan haknya di istana. Kim Yu Shin pun menikah demi kepentingan politik dan Deokman tidak menghadiri upacara pernikahan orang yang dicintainya itu. Saya masih ingat kayaknya Deokman galau banget, Deokman memilih menyendiri diiringi Sountrack Balbambalbam yang enggak kalah galau. Perjuangan Deokman tetap berlanjut dengan Bidam yang siap mendampingi Deokman meski harus terombang-ambing dengan kebenaran bawa Mishil adalah ibu kandung Bidam.

Mishil

Saya merasakan betul QSD terkadang membuat saya bosan dan ini makin diperparah dengan penambahan 12 episode dari yang awalnya 50 menjadi 62 episode. The great Queen Seondeok berubah menjadi roman Ratu Deokman, bahkan kematian penjahat sekece Mishil pun belum membuat Deokman bahagia pasalnya Bidam menjadi titisan nyata seorang Mishil. Saya masih terkesan dengan endingnya, saya kesal dengan Deokman Bidam bahkan Kim Yu Shin. Kenapa ending QSD harus seperti ini? Dan saya baru ingat kenapa ending QSD tidak termasuk kedalam daftar ending K-drama menyebalkan? Hahaha
Yang menjadi pertanyaan saya sampai sekarang, kemanakah Al Cheon? Saya belum pernah menemukan aktor ini dalam drama yang pernah saya tonton. Dipikir-pikir QSD memang yang paling jago mengumpulkan cowok-cowok tampan terutama para Hwarang kece itu hehehe. QSD punya banyak bintang all stars dan duo Jung Woong In – Go Hyun Jung lah yang paling saya sukai. Penampilan Yoo Seung Ho tak begitu berkesan dan justru saya paling suka Lee Hyun Woo pemeran Kim Yu Shin remaja. Dan tak lupa pula Nam Ji Hyun sebagai Deokman remaja membuat saya terkesan dengan dirinya. Lee Hyun Woo dan Nam Ji Hyun bahkan sempat reunian di drama To The Beautiful You dan termyata Nam Ji Hyun sudah punya couple 2HYUN yang lain hahaha.

Mas Bidam

Sekarang ini saya semakin jarang nonton drama Korea Sageuk dan menjadi hal yang paling saya sesalkan. Episodenya yang ada banyak juga cerita sageuk masa kini yang mulai monoton, lalu kapan lagi ada drama Sageuk yang se-mengesankan QSD? Saya suka pemainnya, scoringnya, gambarnya meski banyak kekurangan dalam segi cerita. Tapi ya QSD dengan segala kekuranganyya masih menjadi yang terbaik dan saya harap akan ada lagi drama bagus sekaligus mencetak kenangan terlampau kuat seperti QSD. Dan saya sedih belum berlangganan tabloid Gaul ketika demam QSD hehehe.

seondeok gif cute

2 pemikiran pada “Nostalgia The Great Queen of Seondeok

  1. dira

    hahaha qsd itu juga buat saya kenangan tersendiri ev
    sampe kepo di blog orang, sampe ngoleksi semua ostnya, sejarahnya…duh
    bahkan endingnya pun terkesan cantik buat saya. ya ending yang kayak gitu yang bikin penonton gemas sampe sekarang bukan? sampe kng dapet ending mati lagi di dramanya yang berikutnya lol
    pokoknya dari qsd kenal banyak artis mumpuni. siapa sangka dua wanita keren itu udah ibu ibu. padahal kan deokman masih imut ya?
    bener kalo seung ho belum bisa ngasih kesan. saya malah lebih terkesan sama ibu mudanya yang dulu diperanin shin se kyung🙂
    nam ji hyun dulu terkenal ya, tapi gaungnya ga tahan lama. kng juga, ngilang lagi dari drama, sukanya main film
    gatau kapan saya bakal tertarik sama drama sageuk panjang. terakhir ngikutin six flying dragon tapi mandeg nggak kuat downloadnya haha. tapi emang qsd ini bukannya bikin nggak suka sama misil malah tambah penasaran😛
    keren juga dialog mereka. bintang-bintangnya manis^^

    1. Bisa dikatakan QSD lebih banyak kelebihan ketimbang kekurangannya, hehehe inti dari komentar panjangnya dira. eh kayaknya nam ji hyun mau jadi lead female sama seo in guk tuh🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s