Curhatku : Ending Drama Korea Master of Revenge

Master of Revenge Ending

Drama ini buat saya adalah drama yang bagus dan pantang untuk dilewatkan. Meski dengan segala kelebihannya juga terdapat bermacam hole yang salah satunya berasal dari ketidak-sesuaian judul dengan isi cerita. Pasti sebagian besar penonton sepakat jika tidak ada Master Mie handal a la Raja Roti Kim Tak Goo dalam drama ini. Pun juga siapa sebenarnya “Master of Revenge” yang dimaksud? Saya sama sekali tidak yakin bahwa itu Moo Myung. Eh ternyata selain dua judul diatas juga ada judul “Time For The Beast” loh dan untuk judul yang ini saya merasa jauh lebih pas. Selain Gil Do dan Moo Myung, tokoh-tokoh lain pun dalam perkembangan karakternya dibawa merujuk pada sebutan “Monster”.

Saya paling takjub dengan perkembangan karakter seorang Chae Yeo Kyung. Dari yang awalnya hanya jaksa biasa-biasa saja hingga turut terlibat dalam praktek kotor demi menangkap seorang Gil Do. Semakin ending, Yeo Kyung semakin dibutuhkan untuk menambah greget cerita yang ada. Saya sangka Yeo Kyung selanjutnya hanya jadi perempuan tak berdaya minim screentime tapi saya termasuk enjoy dengan karakternya yang nekad dan terkadang menyusahkan. Usai menuntaskan dendam pribadi terhadap Gil Do, Yeo Kyung menyerahkan diri dan di penjara. Ini melegakan.

Di antara geng Moo Myung hanya Gil Young lah yang datar-datar saja. Setidaknya hanya Gil Young saja yang normal.

Moo Myung Gil Do

Ada yang salah pada Chun Jung Myung maupun Moo Myung. Saya sangat yakin jika Moo Myung adalah tokoh sentral namun harus diakui bahwa sulit bila harus mengakui hal itu karena yang saya rasakan tokoh sentral itu justru Kim Gil Do alias Ha Jung Tae KW. Kisah Master of Revenge yang terangkum dalam 20 episode adalah romannya Kim Gil Do sejak kecil hingga ia meninggal dunia dengan tragis. Lantas seburuk itukah Chun Jung Myung maupun Moo Myung? Tidak juga. Meski hanya menerima sebagian simpati dari para penonton, setidaknya penonton melihat secara jelas bagaimana jika pemeran utama pria membalaskan dendam dengan tidak keren dan itu Moo Myung. Ya mana ada balas dendam yang keren. Saya akan jauh lebih bahagia jika Moo Myung berakhir sebagai master mie tapi sejak awal “cara” Moo Myung membuat mie sudah salah.

Dahae Taeha OTP

Drama ini disutradarai dengan baik dan bagusnya lagi tidak ada fan service berlebihan karena rating yang biasa aja. Jauh lebih bagus lagi menilik perkembangan karakter Tae Ha yang menyedihkan tapi sesuai harapan. Ada loh karakter sejenis Tae Ha yang menderita menyebalkan tapi untung saja Tae Ha tidak se-makjang itu. Dan akhirnya ada tokoh yang keren di Master of Revenge. Setelah Tae Ha ya Paman Dokku.

Sejatinya dendam yang tidak baik selalu membutuhkan pengorbanan dari orang yang baik dan Master of Revenge sangat menyakitkan perasaan saya dalam hal tersebut. Kematian Tae Ha adalah duka bagi saya terutama Da Hae. Meski begitu saya menerima nasib malang Tae Ha dan bagusnya juga Da Hae bisa move on dengan sangat baik. Sudah lama tidak melihat OTP di Kdrama yang terpisah oleh maut dan segala yang berhubungan dengan OTP ini jadi terasa manis. Pengorbanan Tae Ha yang sekilas cheesy itu pun grande dan saya enjoy dengan karakter Tae Ha juga momen keakraban Tae Ha dan Gil Do.

Bisa dibilang tidak ada tokoh yang sangat saya benci di Master of Revenge. Saya hanya kesal tiap cara pengungkapan misteri terlalu sekarepnya. Ini tidak seimbang dengan konsep dark yang coba diusung tapi saya tetap Master of Revenge. Bagaimana pun juga drama ini menunjukkan betapa ruginya berbuat keburukan dengan cara yang amat jelas.

2 pemikiran pada “Curhatku : Ending Drama Korea Master of Revenge

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s