Curhatku : Ending Drama Korea The Good Wife

The Good Wife ending

Bahkan di menit-menit akhir episode 16 The Good Wife, masih pelik rasanya untuk menangkap klimaks dari The Good Wife yang sesungguhnya. Alhasil amburadul, perasaan saya berasa campur aduk setelah tahu ending drama ini.

Kesimpulannya, The Good Wife adalah remake Asia yang tetap mengedepankan keoriginalan versi Western. Memang jadi terkesan The Good Wife ditutup dengan terburu-buru (belum lagi faktor episode) namun ending realistis begini untuk kelas DRAMA Korea, saya sih sejujurnya tetap suka endingnya😀 *failed elevator shipper*

Kim Dan's skill The Good Husband

Menarik melihat hubungan pengacara dan klien justru banyak ditunjukkan (menjelang ending) dengan melibatkan orang-orang “dalam” seperti pegawai M&J sendiri. Puncaknya ketika Jung Won tersandung kasus penyuapan, demi mempertahankan reputasi maka Jung Won memilih rehat sementara dari kantor.

Dunia hukum dalam The Good Wife enggak jauh-jauh dari strategi saling menjegal jalan masing-masing. Ya apapun bisa dilakukan tergantung niatnya, seperti kata Uncontrollably Fond kalau persoalan mudah bagi Hyun Joon memalsukan barang bukti agar Jun Young bisa segera masuk penjara. Ya pantas banyak di Korea yang mau jadi pengacara :p

Suka deh lihat Kim Dan akur lagi sama Hye Kyung seiring Hye Kyung yang hanya baper untuk Jung Won seorang hehe. Kalau Lee Tae Joon lain lagi, usahanya terlalu keras untuk menjadi seorang politikus. Tak ada maaf bagimu -_-

Elevator to Baseball

Goodbye Elevator Couple. Suka banget di penghujung episode ada tampilan rambut Seo Jung Won tanpa gel karena gantengnya jadi nambah. Hehehe persoalan poni Kim Hye Kyung kembali ke soal adaptasi, lama-lama dilihat akhirnya saya terbiasa dengan poni tersebut hehehe. Tetapi saya akan lebih suka andai saja adegan di ending semasa “tiga bulan kemudian” poni Hye Kyung dihilangkan.

Joon Ho sama Kim Dan mah burem. Seo Myung Hee dong semakin tamat semakin kinclong. Karakternya konsisten untuk normal sejak awal yang mana jajaran tokoh The Good Wife punya sisi misterius masing-masing. Saya suka itu ^.^

The Good Wife end

Mungkin satu-satunya kelemahan “menjadi drama Korea yang lebih western” adalah Hye Kyung bisa terus memenangkan kasus yang ia tangani.

Sejak awal saya meyakini bahwa sebutan “The Good Wife” untuk Hye Kyung adalah wujud sarkas. Ya kecuali Hye Kyung di poster drama terlihat ceria memakai celemek sambil membersihkan rumah, ya judulnya jadi The Good Mother #apasih

Tak bisa dipungkiri kesaktian Hye Kyung dalam memenangkan kasus (meski mengalami hiatus panjang selama 15 tahun) merupakan pengaruh nyata koneksi liar dari seorang Tae Joon. Hye Kyung membutuhkan Tae Joon untuk itu dan vice versa untuk citra Tae Joon sang calon politikus ganteng. Tiada perceraian diantara mereka, kritisnya mereka menjadi suami istri yang saling memanfaatkan satu sama lain. Dalam hal ini Hye Kyung serasa dapat jackpot, tentu saja hati Jung Won masih utuh untuknya. Inilah The Good Wife, saya akan suka jika season 2 dibuat dengan rasa drama Korea yang lebih kental. Hehe bercanda, pokoknya annyeong The Good Wife dan semua tim produksi yang telah bekerja keras membuat The Good Wife jadi sajian grande. Ayo nonton drama Korea lagi : )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s