Absurd Time : Wanita-Wanita Pilihan Yash Untuk Shahrukh

unexpected-lady

Apalah arti saya dan data saya tentang film India bila dibandingkan dengan sosok Mahfud Ikhwan diluar sana. Kasarnya, tiada arti hehehe. Pasca membaca tulisan-tulisan padat beliau di blog dushmanduniyaka, saya jadi sering memikirkan film India lebih dalam seiring saya menemukan foto diatas. Ya, tidak mudah untuk saya menyadari bahwa mereka adalah wanita-wanitanya Shahrukh dalam film yang King Khan disutradarai oleh almarhum Yash Chopra. Oh ya, sebagai sutradara yang amat dihormati di Bollywood, saya selalu merasa kurang greget dengan film besutan beliau terkhusus Jab Tak Hai Jaan–dalam hal ini. Dan saya jadi merasa bahwa apa yang sulit saya terima dari 3 film terakhir beliau bersama Shahrukh Khan tidak lain karena faktor wanita-wanita diatas.

Beberapa waktu lalu, saya menonton Dil To Pagal Hai lebih serius dibanding sebelumnya. Dulu sekali, tanpa kelogisan berarti, saya mengklaim ada sebuah perasaan tak suka pada film tahun 1997 tersebut–terlebih karena menyia-nyiakan ketampanan Akshay Kumar. Pasca menonton ulang saya lalu penasaran siapa sutradara Dil To Pagal Hai dan bagai pinang dibelah paksa, terkaget-kagetlah saya dengan kenyataan bahwa sutradara yang dimaksud ialah Yash Chopra sang legenda. Ternyata dedemenan Yash Chopra mengapit Shahrukh diantara dua bidadari telah terjadi sebelum Jab Tak Hai Jaan–sometimes Veer Zaara–itu adalah Dil To Pagal Hai. Kharisma Kapoor-Madhuri Dixit, Preity Zinta-Rani Mukherjee dan duo hot Katrina Kaif-Anushka Sharma. Mereka semua adalah pilihan Yash Chopra untuk Shahrukh dan sejujurnya tidak sesuai selera saya *ampun om*.

Too bad saya belum pernah menonton Darr. Saya hanya menyempatkan melihat potongan adegan Shahrukh di film tahun 1993 itu, sebagai seorang second male yang berdarah-darah karena obsesi akut terhadap Juhi Chawla. Ya berhubung second male, tentu saja musti babak belur. Ditangan Sunny Deol pula.

director-and-actor

Entahlah, mungkin disini sisi tidak suka saya pada Shahrukh lah yang bekerja. Saya termasuk gampang cengo kalau menonton adegan mesra Shahrukh bersama lawan mainnya bahkan sampai sekarang tetap ada rasa tak nyaman tiap melihat rain scene beliau bersama Kajol di Kuch Kuch Hota Hai (seberapa usahapun demi membiasakan diri). Maka adegan mesra bersama Madhuri, Preity dan Katrina adalah awkward yang berlebihan dan membuat saya jadi tidak bisa membangun kesan pertama baik-baik pada film om Yash. Padahal sepengamatan saya banyak yang suka chemistry Shahrukh dengan tiga perempuan itu dan saya adalah pengecualian tanpa alasan kuat untuk mengokohkan selera ini. Katrina enggak perlu dibahas, Madhuri Shahrukh sangat bikin geli (dan semakin geli lewat Hum Tumhare Hain). Kalau Preity… saya termasuk gagal dalam menikmati pengorbanan cinta Veer Zaara, sebagus apapun film itu saya selalu saja melihat mereka sebagai Shahrukh dan Preity bukannya Veer dan Zaara (oh ya suara Lata kurang greget untuk Preity *dor*). Ya, selera “aktris” saya dengan om Yash selalu bertabrakan.

Mengesampingkan tiga film diatas, mungkin Darr satu-satunya film Shahrukh-Yash yang bisa membawa kesan pertama baik—dan Darr sangat jauh berbeda dibandingkan tiga film beliau selanjutnya. Bahkan sampai akhir hayat, film Yash Chopra yang selalu terkesan punya magic tersendiri (kesan setelah pertemuan kedua) tetap tidak bisa menyajikan chemistry terbaik Shahrukh sebagai poin penambah dari film-film beliau. Itu menurut saya loh. Di sisi lain menonton film Yash Chopra, saya malah merasa lebih nyaman menikmati chemistry Shahrukh bersama second female film tersebut terutama dengan Anushka Sharma di Jab Tak Hai Jaan. Dan kenyamanan semacam itu ternyata sudah lebih dulu disalurkan Shahrukh dengan Rani di Veer Zaara. Kalau Kharisma, aah saya malah gagal fokus membandingkan kemampuan menari Kharisma-Madhuri yang kesannya kayak Shradda-Lauren di ABCD 2. Kemampuan menari Madhuri tak perlu diragukan makanya saya lebih suka Madhuri bersama Shahrukh ketimbang Aish di film Devdas. Hahahaha ampun mas Shahrukh, masalahnya dirimu terlalu mengganggu karena hampir berpasangan dengan semua kembang bollywood, bahkan Alia Bhatt pun kau juga embat. Jadi kapan kapelan sama Vidya Balan?

*mohon cerna “absurd time” dengan baik-baik*

2 pemikiran pada “Absurd Time : Wanita-Wanita Pilihan Yash Untuk Shahrukh

  1. Jadi siapa pasangan yang paling cocok untuk SRK?
    Kajol?
    Kalo saya sangat suka SRK dan RM
    bukan hanya kalo jadi pemeran utama ja tapi kalo rani jadi second male juga chemistry nya dengan SRK bagus ^^ yah saya sih pasca KKHH itu jadi suka ma mereka eehh kebanyakan film kalo masangin mreka jg nonton.
    RM juga dipasangkan sama aktor lain juga bagus dan ga kalah hot he he ^^
    Sama Aiswarya lumayan bagus juga sih paling demen waktu di Mohhabattein tapi berasa aneh waktu Ais jd adeknya SRK di film apa ya..lupa ^^
    Pretty zinta cocok sama salman khan, sama saif ali khan juga oke
    Ada kan film nya pretty zinta,SRK,saif ali khan…lupa lagi judulnya apa.
    Uuhh bollywood ini kebanyakan film dengan bintang yang diputer itu2 ja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s