Tentang Nirvana in Fire : Mei Changsu Terbaik

Hola Hola.
Yang paling penting sebelum menonton Nirvana in Fire/Lang Ya Bang adalah dengan memahami korelasi karakternya.  Ya pahamlah, banyaknya karakter disertai muka-muka Yeon Jung Hun ajusshi dan nama-nama yang sulit dihapal itu menjadi kendala tersendiri bagi penonton awal Nirvana in Fire seperti saya.

Jika diminta membuat sinopsis singkat dari 54 episode Nirvana in Fire yang maha njelimet itu, saya akan menyebutkannya sebagai: “Kisah seorang ahli strategi bernama Mei Changsu yang datang ke Kerajaan Daliang demi menjadikan Pangeran Jingyan sebagai Kaisar terkait dengan tragedi pemberontakan pasukan Chiyan dimasa lalu”. Hehehe tentu saja sinopsis singkat diatas membawa tanda tanya besar dan hanya akan terjawab bila yang penasaran bergegas menonton serial Tiongkok ini. Oiya, jika masih kurang tergugah, percayalah kepada testimoni banyak penonton Lang Ya Bang yang lain. Atau pernah dengar cerita Monte Cristo? Di Wikipedia disebutkan bahwa Lang Ya Bang adalah Monte Cristo versi Tiongkok.

Jadi begini, Lang Ya Bang memang bukan drama yang ramah diawal, termasuk mushkil. Tokoh utamanya saja Mei Changsu, ahli strategi dengan wajah tirus pucat, tubuhnya ringkih tapi tak mengurangi kemampuan berpikirnya yang gesit. Kondisi amat lemah itu menunjukkan bahwa ada luka dibaliknya, luka masa remajanya yang sungguh tragis. Ayahnya, seorang Jendral terhormat dituduh sebagai pengkhianat negara. Sementara ibunya mengakhiri diri dengan bunuh diri. Kini tak ada lagi Xiao Shu, ia sekarang Mei Changsu yang menutupi identitasnya sendiri, meski beberapa orang terdekat tetap menyadari siapa sebenarnya ia. Sebagai seorang yang spesial, orang-orang terdekat dari Mei Changsu inilah yang turut menjadi kesan tersendiri bagi para penonton Lang Ya Bang. Sebut saja Fei Liu, meski tak terlibat langsung dengan masa lalu Mei Changsu, bentuk perhatiannya sebagai bodyguard dari Mei Changsu membuat gemas kita semua. Iya semua.

Dari pihak yang terlibat dengan masa lalu Mei Changsu, ada Pangeran Jingyan, Putri Nihuang ditambah Jenderal Meng Zhi. Khusus untuk Jingyan, dia adalah pihak yang paling tersiksa sebab lambat mengetahui kebenaran diatas, seiring kurang masuk akalnya bagi teman sepermainan seperti Jingyan untuk terlambat mengetahuinya. Interaksi mereka termasuk yang saya rindukan selepas menamatkan Lang Ya Bang. Sementara karakter kesukaan saya adalah Jenderal Meng Zhi, couple kesukaan saya disini adalah Nihuang dan Lin Shu Ge Ge, hehe. Ee tepatnya Mei Changsu dan Meng Dage, yang jadi header baru blog ini.

Sejujurnya saya lebih menyukai Mei Changsu daripada Lin Shu. Karakter Su Zhe sebagai ahli strategi penuh tipu daya dan hasutan membuat jalinan cerita Nirvana in Fire menjadi kian menarik. Disertai alur rapi, ada poin-poin (yang saya ingat) yang ingin saya bahas tentang Mei Changsu.

Mei Changsu Sang Penghancur Pesta Ulang Tahun
“Jangan undang Mei Changsu ke pesta ulang tahunmu” hehe itu kata-katanya Hayati Nur. Dan benar saja, setelah memporak-porandakan pesta ulang tahun Jingrui demi mengungkap kejahatan Xie Yu (“ayah”nya Jingrui), Mei Changsu kembali berulah menyasar pesta ulang tahun Kaisar, sekaligus menghancurkan perasaan Kaisar. Bukan anggota kerajaan Daliang tapi berani membentak Kaisar, hehehe mantap, hanya Mei Changsu yang kurang ajar begini.

Mie Changsu vs Sherlock Holmes
Tepatnya saat Mei Changsu diinterogasi oleh si jahat pemimpin Biro Penyelidikan Xia Jiang, ada pil wujin yang digunakan Xia Jiang untuk mengancam nyawa Mei Changsu. Ini langsung mengingatkan saya dengan episode satu Sherlock Series Season 1 dimana Sherlock juga menghadapi kondisi serupa dengan Mei Changsu, bernegosiasi dengan penjahat dibawah ancaman pil beracun. Alhasil, perbandingan tak terelakkan dan disini saya mengakui lebih suka Mei Changsu daripada Sherlock. Hehehe tepatnya menyukai cara Nirvana in Fire menyelamatkan Mei Changsu, tidak dengan Sherlock lewat tembakan jitu John Watson. Mei Changsu pasti bangga diginiin *elah*

Belajar itu bisa saja dan kapan saja, pada Nirvana in Fire saya belajar banyak, terutama bagaimana menghadapi konflik. Hubungan ayah dan anak antara Bangsawan Yan dan Yan Yujin sangat favorit sekali. Saling menyayangi saja, jangan sampai termakan ambisi sendiri seperti Pangeran Yu. Karena niat awalnya memang tidak ingin membahas Lang Ya Bang secara lengkap, saya pikir tulisan ini memang sudah harus diakhiri. Setelah menamatkannya, yang tersisa hanya rasa puas akan betapa bagusnya Lang Ya Bang. Saya mengenang kembali dengan play soundtrack yang dinyanyikan oleh Hu Ge bahkan iseng iseng rerun. Pokoknya bagus.

Iklan

Satu pemikiran pada “Tentang Nirvana in Fire : Mei Changsu Terbaik

  1. Hayati Nur

    “Jangan undang Mei-changsu saat ulang tahun” itu kutipan yang kuambil dari meme di tumblr 😂😂😂

    Aq juga suka ngeliat keharmonisan Bangsawan Yan dan anaknya, #HandsomeYujin 😆. Tapi ayah-anak beda banget pembawaannya. Si ayah adalah sosok yang tenang dan bersahaja. Sedangkan si anak…. 😕

    Waaaah… Baru sadar kalau scene pil beracun itu mirip sherlock 😱.
    Tapi sherlock kan gag punya racun api pahit di dalam tubuhnya, layaknya tubuh mei-changsu 😁. Jadi, syukurlah ada tembakan jitu John yang nyelametin sherlock

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s