Tentang Nirvana in Fire : Menebak Isi Surat Linshu untuk Nihuang

Ending Nirvana in Fire sengaja membuat kita para penontonnya untuk menebak. Saya pribadi terima-terima saja dengan endingnya diluar memikirkan nasib hidup sang tokoh utama. Kalau boleh iseng, saya akan lebih suka menebak apa sebenarnya isi surat Mei Changsu yang dibawa Gong Yu untuk Putri Nihuang. Padahal saya tahu, menebak isi pikiran Mei Changsu adalah mustahil. Maka saya mengarang.

Selain sebagai Ketua Aliansi Jiang Zuo, Mei Changsu merupakan cendekiawan, sarjana muda yang Alhamdulillah biasa menulis untuk mengisi waktu luang. Hobi menulis ini merupakan modal bagi Mei Changsu untuk mencoba bersastra, meski memang yang ditulisnya adalah sebuah buku perjalanan, apa salahnya mengkhayal sampai kesana? Alih-alih berpuisi indah untuk Putri Nihuang, saya menebak pasti Mei Changsu menulis puisi ini, puisi dari Indonesia yang bisa-bisa membuat Putri Nihuang geleng-geleng kepala optimis kakaknya itu ternyata masih hidup.

Yang agaknya berhasil membuat saya bergetar beberapa saat setelah menamatkan Nirvana in Fire adalah kesesuaian puisi ini dengan jalan hidup Mei Changsu. Ada rasa kagum tapi rasa sedih jauh mendominasi. Kalau begini, saya sudah tidak tahan mau say goodbye saja ke Mei Changsu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s